PALI, Sumselupdate.com – Penggerebakan terhadap terduga bandar narkoba, Anton Cs oleh Jajaran Polsek Penukal Abab pimpinan AKP Indrowono, SH membuat situasi heboh.
Pasalnya, aparat kepolisian harus mendapatkan perlawanan dari para kelompok tersebut hingga terjadi baku tembak di antaranya, dan membuat sang Kapolsek harus terkena peluru dari senjata api yang dimiliki oleh salah pelaku tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun sumselupdate.com di lapangan, kejadian yang sempat membuat warga heboh ini, berawal ketika aparat kepolisian Penukal Abab melakukan penggerebekan terhadap tersangka Anton, Rabu (13/4) sekitar pukul 23.00, yang saat itu sedang berada di dalam rumahnya, di Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Saat rumah tersebut sudah terkepung Polisi, AKP Indrowono, SH langsung meminta tersangka Anton untuk segera menyerahkan diri sembari melepaskan tembakan peringatan ke udara. Bukanya langsung menyerah, ternyata dari dalam rumah langsung mengeluarkan tembakan, sehingga terjadilah baku tembak di antaranya.
Setelah mengetahui ternyata orang yang berada di dalam rumah Anton tersebut cukup banyak, membuat AKP Indrowono, SH langsung meminta back up dari aparat Kepolisian Tanah Abang, Penukal Utara, dan Talang Ubi, serta jajarannya dari Satuan Reskrim Polres Prabumulih, yang saat itu juga melakukan pengejaran terhadap beberapa pelaku tindak kejahatan yang ternyata juga berada di dalam rumah Anton.
Saat baku tembak itulah, sebutir peluru yang meletus dari arah dalam rumah ternyata nyerempet betis kanan AKP Indrowono, SH, hingga membuatnya harus dilarikan ke Puskesmas Simpang Babat, Desa Babat, untuk mendapatkan perawatan dengan dilakukan penjahitan sebanyak 12 jahitan, lantaran peluru tersebut membuat kulit betis kanannya mengalami robek.
Dalam baku tembak tersebut, selain Kapolsek Penukal Abab yang tertembak, juga dua pelaku mengalami hal yang sama yaitu mengalami luka tembak di bagian kaki.
“Aku hanya mendengar bunyi tembakan berulang-ulang dari arah rumah Anton sekitar pukul 11 malam sampai pagi,aku tidak melihat jelas Pak kejadian tersebut karena takut,” ujar sumber sumselupdate.com Kamis (14/4).
Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIk membenarkan kejadian tersebut.
“Ya, anggota kita ada yang tertembak di bagian betis saat penggerebekan di rumah pelaku. Kita amankan 7 pelaku,tapi yang kita bawa hanya 4 pelaku, sementara 3 lainnya dibawa ke Polres Prabumulih,” terangnya. (adj)











