Palembang, Sumselupdate.com – Kenaikan tarif untuk mengurus surat kendaraan kembali mendapat kritikan dari anggota DPRD Sumsel, karena dinilai menyusahkan masyarakat.
Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati mengatakan 2017 kondisi ekonomi Indonesia sedang terpuruk dan harusnya pemerintah tidak menaikkan listrik, surat kendaraan dan BBM.
“Harusnya dipertimbangkan karena perekonomian kita sedang sulit, APBN seluruh Indonesia akan menatata agar APBD kecil bisa mencakup semua aspek, “ katanya ketika ditemui, di Auditorium RRI Palembang, Minggu (8/1/2017).
Menurutnya kemana masyarakat mengadu, apalagi tingkat pengangguran di Indonesia bukan semakin turun, malah semakin naik dan itu perlu di pertimbangkan.
“Kenaikan BBM dan listrik itu adalah utama, itu mempengaruhi bahan kebutuhan pokok dan semua lini,” imbuhnya.
Selain itu harusnya pemerintah terlebih dahulu menyosialisasikan setiap kenaikan kepada masyarakat.
“Karena yang saya tangkap ada pemahaman yang berbeda tentang pajak pertambahan nilai di luar pajak, itu pemahaman nya berbeda. Itu perlu disampaikan dulu,” tuturnya.
Sementara itu Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian dan sudah menugaskan ketua fraksi PPP DPR RI untuk menelaah secara langsung sebab-sebab kenaikan.
Namun dia melihat harga-harga tidak bisa dipertahankan tetap, karena seperti kendaraan bermotor sudah enam tahun tidak ada kenaikan. “Tapi tidak harus naik tiga kali lipat, ini yang saya kira perlu kajian mendalam,” katanya. (ery)











