Baturaja, Sumselupdate.com – Warga Desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU) dihebohkan penemuan kuburan misterius di TPU desa setempat.
Penemuan itu sendiri pertama diketahui oleh warga yang hendak mengali kuburan baru. Mendapat kabar tersebut pihak kepolisian Baturaja Timur langsung turun lapangan.
Kapolres OKU, AKBP Leo Andi Gunawan, S IK, MPP, melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Sahruddin mengatakan, setelah melakukan koordinasi dengan pihak desa disepakati kuburan yang dinilai mencurigakan itu ditunda untuk dibongkar.
“Belum dibongkar melalui pihak pemerintah desa kita umumkan dulu. Siapa tahu ada pemilik atau keluarga dari kuburan tersebut. Bagi pemilik kuburan tersebut silahkan koordinasi dengan pihak pemerintah desa,” katanya, kuburan tersebut kondisinya rapi dan masih terlihat kembang-kembang, Rabu (4/1/2017).
“Jika dalam waktu satu sampai dua hari ini masih tidak ada kabar, maka kuburan itu akan dibongkar dan dilakukan otopsi,”katanya.
Kapolsek menjelaskan, awal kecurigaan berawal dari warga yang hendak menguburkan warga setempat yang meninggal. Saat menggali kuburan di temukan kuburan yang tidak terlalu dalam. Dalamnya sekitar satu kilan telapak tangan. Diduga isinya anak kecil atau orok.
“Dari pihak pemerintah desa juga tidak ada koordinasi dan mereka tidak tahu siapa pemilik kuburan,” katanya. Seraya menjelaskan, pihaknya telah mengamankan satu buah toples dan kain putih di sekitar lokasi.
Kades Tanjung Baru Amin Rahman menjelaskan pihak pemilik lahan kuburan, mereka tidak tahu siapa pemilik kuburan.
“Makanya akan kita umumkan dulu. Yang jelas bukan warga Desa Tanjung Baru. Sebab jika warga Tanjung Baru kita pasti tahu,” katanya. Menurut keterangan warga, kuburan itu tidak terlalu dalam dan di sekitar pemakaman ada toples.
Ditambahkannya, warga sempat melihat ada sepeda bentor yang ditumpangi dua orang perempuan yang mendatangi sekitar TKP. Namun warga yang melihat tak curiga.
“Sekitar pukul 08.00 wib kemarin satu pria dan dua wanita menumpangi bentor menuju TKP. Itu warga kita yang melihat,” terangnya. (Yan)











