71 Atlet Sumsel Ikuti Tes Kemampuan

Selasa, 16 Oktober 2018
Tes kemampuan atlet.

Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 71 atlet mengikuti tes kemampuan yang digelar KONI Sumsel pada hari pertama, di Gedung Olahraga Pancasila, Kabupaten Muaraenim, Selasa (16/10/2018). Atlet ini berasal dari empat kabupaten/kota seperti Muaraenim, Lahat, Prabumulih dan Pagaralam.

Untuk menyeleksi atlet berbakat di empat kabupaten/kota ini, KONI menerjunkan Wakil Ketua II Bidang Binpres KONI Sumsel Syamsurramel, Wakil Ketua I Penelitian dan Pengembangan Iyakrus.

Kemudian Wakil Ketua II Zulfaini dan Wakil Bidang III Husni Yusuf, Wakil Ketua I Bidang Mobilisasi Sumberdaya Asnawi, dan Wakil Ketua II Audit Internal Yosep Rizal, dan tim tes lainnya.

Wakil Ketua II Bidang Binpres KONI Sumsel Syamsurramel disela tes kemampuan mengatakan, jika tim peserta akan melakukan 10 tes kemampuan atlet. Mulai dari pengukuran antropometri, sit and reach, vertical jump test, triple hoop, tes hand grip.

Serta kecepatan lari 20 meter, push up,sit up, tes power otot lengan dan back dinamometer test. “Kita selama ini tidak mempunyai kemampuan data base atlet terbaru. Kita ingin tahu kemampuan dan perkembangan atlet di Sumsel,” ucapnya.

Selain itu, KONI Sumsel juga ingin melihat potensi dari kabupaten/kota dalam menyumbang atlet berbakat. “Mereka yang punya kemampuan dan punya prestasi dan progres untuk menjadi andalan Sumsel akan kita ikutkan di Porwil atau pra-PON nantinya,” ucapnya.

Oleh sebab itulah, ia meminta atlet untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Pihaknya berharap, dapat benar-benar mendapatkan data yang valid dari kemampuan sang atlet.

“Kita juga akan mendata para atlet, termasuk prestasi yang pernah diraih. Itu juga jadi referensi selain tes kemampuan atlet untuk menyalurkan nya ke porwil atau praPON,” jelasnya.

Di tempat yang sama Sekretaris KONI Muaraenim Ridwan Noviar berharap, dari tes ini KONI Sumsel bisa menemukan atlet yang ikuti tes. “Jadi lakukan lah yang terbaik. Ini jadi kesempatan kalian,” ujarnya.

Pihaknya pun berharap, tak hanya atlet saja. Ada program lain yang ditujukan pada pelatih dan bahkan fisioterapi untuk penanganan cedera. “Penanganan cedera itu penting sekali, sebab kadang banyak atlet cedera saat latihan,” pungkasnya. (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts