Laporan: Henny Primasari
Inderalaya, Sumselupdate.com – Sebanyak 300 pelaku Usaha Menengah Kecil (UMK) perseorangan di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) secara resmi menerima Nomor Induk Berusaha (NIB).
NIB ini diserahkan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel H Mawardi Yahya dan Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Achmad Idrus di RM Sri Melayu Palembang pada Kamis (6/10/2022) lalu.
Dari 300 pelaku UMK perserorangan itu, dari Kabupaten Ogan Ilir sebanyak 55 orang.
Wagub Sumsel H Mawardi Yahya berpesan agar NIB harus dimanfaatkan secara serius dengan niat sebaik-baiknya, dan kerja keras agar nantinya apa yang direncanakan menjadi pengusaha sukses dan memang harus dimulai dari bawah untuk menggapainya
“Pemprov Sumsel mendukung penuh program pusat dan ini merupakan peluang kesempatan menjadi pengusaha. Semua harus ada permulaan karena awalnya dari kecil dan kita ini sudah buktikan. Untung sedikit dan yang penting dapat bertahan. Jadi serius dan bertanggungjawablah dalam berusaha,” pesan Mawardi.
Mawardi mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi/BKPM RI untuk memberikan informasi kepada pelaku usaha mikro kecil dan perseorangan bahwa penerbitan NIB sangat mudah dan cepat melalui aplikasi yang terintegrasi secara elektronik yaitu Online Single Submission (OSS RBA)
“Banyak usaha baik itu besar yang tidak bertahan dan hanya UMKM yang selalu eksis apalagi di masa pandemi serta keadaan situasi perang Ukraina dan Soviet,” kata Mawardi.
Di tempat yang sama, Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Achmad Idrus mengatakan, pihaknya road show ke-20 daerah dan Sumsel merupakan ke-12 daerah yang dikunjungi.
“Ada yang dibina menjadi pengusaha dan ini merupakan inisiasi agar yang muda terus berkarya menjadi pelaku usaha, di mana UMKM dengan mengubah regulasi untuk memudahkan pendaftaran online langsung bergerak usahanya” bebernya.
Kadin DPMPTSP Ogan Ilir M Ridhon Latief didampingi Sekretaris DPMPTSP Ogan Ilir Santi Novita Sari, SH, MH, Kabid Perencanaan Pengenbangan Iklim Promosi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal Nur Mulyani Sari, Ssos, Assesor Menajemen Mutu Industri Sub Koordinator Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Linia, SSos, dan Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Ahli muda Sub koordinator Promosi, Penanaman Modal dan Kerja sama Ellen Novasarianti mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh BKPM RI tersebut dilaksanakan selama dua hari.
“Sosialisasi untuk membuat NIB dan NIB sangat penting bagi pelaku usaha kecil, adapun manfaat NIB antara lain mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), Memperoleh pelatihan Pendaftaran UMKM, Membuat usaha Anda mendapatkan legalitas, tepat sasaran dalam memperoleh program pemerintah, serta kemudahan memasuki komunitas,” jelas Sekdin DPMTSP Santi Novita Sari.
Penerima NIB dari Ogan Ilir yaitu Mila, Vera, Wage, Efna, dan Eka mengatakan bahwa sangat tertarik mengikuti kegiatan ini lantaran bisa mendapatkan NIB secara gratis.
“Yang sangat penting sosialisasi ini, tentunya dengan NIB dan SNI produk kita jadi terdaftar, dan lebih berkualitas. Kita juga berharap dengan terdaftarnya usaha yanga kita punya bisa mendapatkan bantuan permodalan,” katanya. (**)











