Muratara, Sumselupdate.com – Untuk meringankan beban masyarakat kurang mampu, sebanyak 250 warga mendapatkan bantuan berupa rumah swadaya di tujuh kecamatan se-Kabupaten Muratara. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian PU.
“Bantuan tersebut atas usulannya dengan pihak pemerintah Pusat dan untuk sekarang baru 250 warga yang mendapatkan bantuan rumah swadaya,” ungkap anggota DPR RI Fauzi H Umroh, Senin (12/9/2016).
Dilanjutkan untuk ke depannya nanti akan ditargetkan 500 rumah, akan diusulkan dan mudah-mudahan Muratara mendapatkan kuota sesuai dengan harapan. “Ya, target saya ke depan, 500 rumah swadaya untuk masyarakat Kabupaten Muratara, mudah-mudahan saja tercapai,” imbuhnya.
Dijelaskannya, untuk persyaratan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan rumah swadaya yakni harus mendapatkan rekomendasi dari kades setempat, Camat mengajukan ke Bupati dan kemudian langsung mengajukan ke Pusat.
“Jika masyarakat ingin mengusulkan harus mendapatkan surat rekomendasi dari Kades setempat. Kemudian untuk bantuannya terbagi dua kategori sesuai dengan fisik rumah yaitu rehap ringan Rp 7,5 juta dan jika rusak berat 15 juta,” tukas Fauzi.
Ia menambahkan, sedangkan untuk bantuan itu langsung masuk ke rekening kelompoknya dan pengerjaannya dilakukan secara swakelola. Jadi untuk pembangunannya itu dibantu oleh warga dan keluarga, sedangkan untuk biaya bantuan hanya untuk membeli material pembangunan saja.
“Pengerjaannya dilakukan secara sukarela, sedangkan bantuan itu hanya diperuntukkan membelih alat bangunan sesuai dengan kebutuhan. Namun tidak ada anggaran untuk pembayaran tukang. Maka dari itu harus dikerjakan secara sukarela,” bebernya lagi.
Ia mengharapkan kepada seluruh masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut dapat memanfaatkan bantuan yang ada. “Jangan sampai nantinya bantuan tersebut tidak dibangun rumah dan diperuntukkan tidak sesuai sasaran,” harapnya.
Menanggapi hal itu, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat mengatakan bantuan rumah swadayat dari Kemeterian PU tentunya sangat membantu masyarakat kurang mampu, dengan adanya bantuan tersebut bisa memperbaiki tempat tinggal masyarakat.
“Tentunya sangat membantu masyarakat yang kurang mampu, kemudian (dirinya berharap-red) bantuan tersebut harus benar-benar dibangun dan jangan sampai disalah gunakan,” katanya. (Ain)











