Ankara, Sumselupdate.com – Proses kaderisasi untuk kader Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Turki dengan tajuk Youth Leadership Training II sukses dilaksanakan.
Kegiatan ini diikuti oleh 17 kader KAMMI yang berasal dari 7 provinsi yang ada di Turki. Adapun YLT II ini merupakan kelanjutan proses pengkaderan untuk mengembleng kapasitas kepemimpin kader-kader KAMMI setelah mereka mengikuti pengkaderan YLT I.
Kegiatan YLT II ini berlangsung dari Rabu-Ahad, 20-24 Desember 2023 betempat di Gedung KBRI Ankara lama di Cankaya, Ankara.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan 9 materi yang disampaikan oleh instruktur pengkaderan. Para peserta juga dilatih jiwa kepimpinannya dengan pratek berdiskusi dan memecahkan suatu permasalahan.
Salah satu pemateri dalam YLT II ini adalah anggota DPR-RI Komisi IX dari Fraksi PKS Dr Hj Kurniasih Mufidayati, MSi.
Baca Juga: Gelar Pertemuan dengan KAMMI Turki, Temel Karamollaoğlu: Ummat Islam Harus Bersatu
Dalam materinya Kurniasih menekankan pentingnya fungsi diaspora Indonesia yang saat ini tengah menuntut ilmu di Turki.
“Diaspora adalah cerminan bangsa. Sebagai diaspora Indonesia di Era Industri 4.0, kalian perlu memiliki 21 century skill. Tidak cukup hanya dengan berpengetahuan,” ungkapnya kepada para peserta YLT II pada sesi materi yang berlangsung secara daring ini.
Acara berakhir pada Ahad pagi, 24 Desember 2023 dengan pengumuman kelulusan peserta. Seluruh peserta dinyatakan lulus.
Baca Juga: Perkuat Basis di Bumi Anatolia, KAMMI Turki Gelar Youth Leadership Training di Kota Sakarya
Presiden Instruktur KAMMI, Rando menyampaikan harapannya agar kader-kader KAMMI terus bersemangat dalam mengikuti jenjang pengkaderan.
Pada kesempatan yang sama Sekretaris Jenderal PP KAMMI M Rijal Wahid mengungkapkan bahwa kader KAMMI hendaknya dapat membawa perbaikan di manapun.
“Menjadi kader KAMMI bukan hanya dituntut menjadi alim, tapi juga sebagai muslih, yang memperbaiki,” ungkap Rijal.
Selain itu, pada kesempatan YLT II ini, KAMMI Turki juga berhasil menelurkan beberapa resolusi konkrit untuk jalannya keorganisasian KAMMI di Negeri Dua Benua ini. Salah satunya adalah keputusan untuk mendirikan Komisariat KAMMI di Sakarya.
Sakarya sendiri merupakan kota dengan jumlah mahasiswa Indonesia terbanyak di Turki. Tak kurang dari 750 mahasiswa Indonesia tengah menempuh pendidikannya di kota ini. KAMMI sendiri memiliki 20 anggota yang berdomisili di Sakarya.
Baca Juga: Toreh Sejarah Baru, KAMMI Turki Gelar Daurah Marhalah I Virtual Perdana
Di antaranya sudah menjadi anggota biasa 2 dan 3. Tentu hal ini menjadi tonggak sejarah baru bagi perkembangan KAMMI di luar negeri.
Dalam sambutannya Ketua Bidang Kaderisasi KAMMI, Mahrus Ardawi Muhsin mengungkapkan rasa syukurnya atas berdirinya Komisariat baru ini.
“Tentu ini adalah kesyukuran bagi KAMMI dapat mendirikan Komisariat pertama di luar negeri. Kami akan menunggu gerakan-gerakan dari kader KAMMI Turki khususnya yang berdomisili di Sakarya,” ungkap Mahrus.
Keberhasilan KAMMI Turki menggelar kegiatan YLT II ini tentunya menjadi pemicu semangat kader-kadernya untuk terus bergerak.
Baca Juga: Caraka Muda Nusantara Menghadiri Kamp Pemuda Internasional di Ankara
Dengan proses pengkaderan ini, KAMMI Turki diharapkan dapat terus menebar kebermanfaatan bagi seluruh mahasiswa Indonesia di Turki. (**)











