Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Tubuh Yolanda (33) mendadak lemas setelah mengetahui suami tercintanya Rian (34), warga Jalan Rosalia II, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, menjadi korban perampokan.
Rian yang kesehariannya berprofesi pengemudi taksi online Go-Car di Kota Palembang menjadi korban perampokan dari dua penumpang pada Jumat (18/9/2020) pukul 04.10 WIB.
Nyawa Rian pun hampir melayang setelah mengalami tiga luka tusukan di bagian leher, kepala, dan dada yang dilancarkan kedua pelaku.
“Dia (korban) ini keluar malem, dapat kabar dari kawan dia dapet orderan subuh tadi pukul 04.10 WIB. Dan dari kemarin dia belum balek (pulang) nian,” ujar Yolanda saat ditemui Sumselupdate.com di SPKT Polda Sumsel dengan raut wajah sedih.
Yolanda mengaku, tak ada firasat jika suaminya akan menjadi korban perampokan. Akan tetapi hatinya mulai gelisah lantaran biasanya korban akan selalu menghubunginya bila ingin pulang atau pun ada keperluan yang lain.
Dikatakannya suaminya tersebut sudah bekerja menjadi pengemudi taksi online selama tiga tahun untuk memberikan nafkah kedua anaknya. Dari keterangannya saat ini korban telah dirawat di RS Myria Palembang.
Sementara itu Kiki, rekan korban mengaku, mengenali salah satu pelaku perampokan. Saat itu, Kiki menunjukkan foto yang diduga pelaku, di mana memiliki
ciri kulit sawo matang, rambut pendek, hidung besar, dan rahang elips.
“Kita kenal salah satu pelaku. Dan dugaannya dia sementara ini karena dia pernah jadi salah penumpang kita,” katanya.
Kasus perampokan ini sendiri diketahui teman satu komunitasnya bernama Fadli saat korban meminjam handphone satpam SPBU di Jalan Noerdien Pandji bahwa dirinya menjadi korban perampokkan dari penumpangnya.
“Kami tau perampokan itu, saat dia (korban) menelpon dengan menggunakan HP satpam SPBU Kebon Sayur. Kami datanglah dan membawanya ke RS Myria Palembang,” ujar Fadli saat ditemui di SPKT Polda Sumsel, Jumat (18/9/2020).
Menurut dia, kronologi perampokan ini berawal saat korban mendapatkan orderan pukul 04.10 WIB di Jalan Sukabangun II, Soak Simpur Palembang menuju Hotel Twin Star Jalan Sukajadi, Sukomoro, Kabupaten Banyuasin. Pelaku saat memesan Go-Car menggunakan akun atas nama Cahyoandhika.
Mendapat orderan, korban menjemput konsumen tersebut yang ternyata berjumlah dua orang laki-laki. Di tengah perjalanan, korban diminta untuk putar balik oleh penumpangnya dengan alasan dompetnya ketinggalan.
Memasuki Jalan Noerdin Pandji Palembang mengarah ke Simpang Soak Simpur, pelaku langsung menusuk korban dengan pisau ke arah kepala, leher, dan dada korban. Mendapat serangan mendadak itu, korban keluar mobil dan berlari meminta pertolongan.
Setelah korban melarikan diri, kedua pelaku melarikan mobil Toyota Agya nopol BG 1216 BC, dompet, dan HP milik korban.
Dari keterangan Fadli saat ini kondisi korban sudah membaik dengan mendapati luka di bagian leher, kepala dan dada.
“Tadi sudah mau pulang dari RS Myria Palembang, Namun darahnya masih keluar jadi kami arahkan kembali ke rumah sakit,” katanya. (**)











