Yandri Susanto: Kembangkan Potensi Desa, Mandirikan Bangsa

Jumat, 2 Juni 2023
Wakil Ketua MPR H. Yandri Susanto saat acara Sosialisasi Empat Pilar MPR sekaligus pelantikan Badan Pimpinan Nasional GESID (Generasi Emas Indonesia).

Jakarta, sumselupdate. com- Wakil Ketua MPR H. Yandri Susanto mengucapkan selamat datang kepada generasi muda yang memenuhi Gedung Nusantara V, Komplek Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, 31 Mei 2023. Kehadiran 300 anak muda dari berbagai kota di Indonesia itu untuk mengikuti Sosialisasi Empat Pilar MPR sekaligus pelantikan Badan Pimpinan Nasional GESID (Generasi Emas Indonesia).

Hadir dalam pelantikan yang diliput oleh banyak media itu, President Executive GESID Viviana Hanifa, Sekretaris Jenderal GESID Lesna Purnawan, Bendahara Umum GESID Chairunnisa, serta perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan dan pemerintahan.

Read More

Yandri Susanto mengatakan, bangsa ini menyongsong Indonesia Emas tahun 2045. Menjelang tahun emas, ada modal yang disebut dengan bonus demografi. Meski demikian bonus itu bisa membawa masalah bila tidak dikelola dengan baik. Agar tidak terjadi yang demikian, GESID menjadi garda terdepan menyongsong masa depan. “Mari kita bersama dan bersatu untuk mempersiapkan masa depan,” tegasnya.

Dia menambahkan, organisasi yang peduli pada pembangunan desa ada tantangan yang perlu dijawab GESID. Tantangan seperti problem anak-anak muda yang saat memiliki ketergantungan pada media sosial di mana isi dari media tersebut tidak selamanya positif. “Problem minuman keras dan narkoba juga banyak yang menjerat anak muda,” jelasnya.

Tantangan lain kata dia, masih melimpahnya barang impor masuk ke Indonesia. Bila dibiarkan bangsa ini menjadi tergantung pada bangsa lain,” paparnya. Dari masalah ini membuat dia sepakat dan setuju bila GESID ingin memberdayakan Indonesia dari desa.
Bila masing-masing desa memiliki badan usaha maka kita patut optimis segala kebutuhan yang ada bisa dipenuhi dari dalam negeri. Sehingga bangsa ini tidak perlu impor.

Potensi alam dan sumber yang ada harus bisa dikelola secara mandiri. Potensi tersebut jangan sampai dinikmati oleh orang lain. Tantangan di atas menurut Yandri Susanto perlu dijawab dan dituntaskan GESID. Pertanyaan tersebut direspon serentak oleh mereka dengan mengatakan, “bisa.”

Dalam kesempatan tersebut, Yandri menegaskan agar generasi muda tidak alergi berorganisasi termasuk berpolitik. Perbedaan disebut sebagai suatu hal yang biasa. Justru dengan adanya perbedaan ada dinamika dan muncul ide serta gagasan baru. Dengan berorganisasi dan berpolitik membuat anak-anak muda tidak hidup dalam ‘menara gading’. “Jangan elitis namun harus melebur dengan seluruh komponen yang ada,”katanya.(duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts