Yandri Susanto: Jagalah Hati, Kesehatan dan Nama Baik Indonesia

Senin, 22 Mei 2023

Jakarta, Sumselupdate. com- Wakil Ketua MPR H. Yandri Susanto menyampaikan pesan agar jamaah haji dari Indonesia saat melaksanakan ibadah haji untuk menjaga tiga hal, yakni hati, kesehatan, dan nama baik Indonesia. Hal demikian disampaikan saat Yandri hadir dalam Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten Serang.

Kegiatan yang digelar di Masjid Al Bantani, Komplek Pemerintahan Provinsi Banten, Kota Serang, Banten, 21 Mei 2023 diikuti 1132 jamaah haji. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, Dr. H. Nanang Fatchrohman, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kabupaten Serang, H. Ahmad Rifaufin dan Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji setempat.

Read More

Di hadapan jamaah haji, Yandri Susanto mengatakan, ibadah haji merupakan ibadah yang banyak godaannya sehingga hati mudah tergelincir. Sebelum dan sesudah ibadah haji, ada jamaah yang secara sadar atau tidak sadar ingin dipuji keluarga, tetangga, dan masyarakat.

Dalam hati mereka ada yang ingin orang lain mengatakan, dia hebat sudah berangkat haji. Tidak hanya orang lain ingin memuji namun dalam hati jamaah sendiri ada yang menyebut, saya sudah bisa naik haji, sedang tetangga yang kaya malah belum. “Ada yang sombong setelah dapat gelar haji”, kata Yandri.

Perasaan yang demikian menurut Yandri Susanto jangan dilakukan. “Itu nggak boleh, jadi tolong jaga hati”tambahnya. Bila hati tidak dijaga maka akan muncul sifat riya, suka pamer, ingin dipuji. Agar terhindar dari sifat-sifat tidak terpuji, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu berharap agar jamaah lebih banyak berdzikir. “Jaga hati dengan perbanyak dzikir”, tuturnya.

Menurut dia, kunci menjadi haji mabrur itu ada di hati. Ibadah haji menurut anggota DPR dari Dapil II Banten itu merupakan ibadah fisik. Ibadah haji dipertontonkan kepada makhluk yang ada di langit dan bumi. Rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sa’i, wukuf, tidak boleh digantikan orang lain. “Tawaf, sa’i, dan wukuf, tidak bisa digantikan dengan uang atau orang lain”jelasnya.

Diakui ada jamaah yang terlalu bersemangat saat berada di Makkah. Setiap hari sholat di Masjidil Haram. Hal demikian boleh-boleh saja namun dira mengingatkan agar stamina dan kesehatan tetap dijaga.

Sebab ibadah haji merupakan ibadah fisik. Saat tawaf, sa’i, dan wukuf memerlukan fisik yang kuat. “Jangan sampai nanti saat wukuf kita sakit”katanya. Saat sakit menurut dia bisa saja melakukan wukuf namun tidak sempurna. “Oleh karena itu tolong jaga kesehatan. Haji itu ibadah fisik”, tegasnya.

Ditambahkan, kondisi Arab Saudi berbeda dengan Indonesia. Di negara kaya minyak itu suhu bisa mencapai 50 derajat celcius. Suhu demikian sangat ekstrem. Untuk itu dia berharap agar jamaah haji dari Indonesia mengurangi kegiatan di luar hotel. “Kurangi jalan-jalan dan kurangi hal-hal yang tidak perlu dilakukan”, ujarnya.

Anggota Komisi VIII DPR itu mengingatkan, agar jamaah haji menjaga nama baik Indonesia. “Jamaah haji dari Indonesia terkenal keramahannya”, tuturnya. Saking ramahnya saat kesenggol atau terinjak jamaah dari negara lain tetap diam. “Sabar saja bila mengalami nasib yang demikian. Doakan terbaik”katanya.

Kepada jamaah haji, dia berdoa agar semua menjadi haji yang mabrur. “Haji yang mabrur itu tidak ada balasannya kecuali surga dari Allah”, ujarnya.(duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts