PALI, Sumselupdate.com – Warga di Desa Maju Jaya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI mengeluhkan sikap dua perusahaan pemilik pipa yang bocor akibat disabotase pihak tidak bertanggungjawab.
Pasalnya, Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field dan PT Medco EP yang berjanji membersihkan minyak berceceran, ternyata belum terealisasi dan terkesan omong doang.
Karena pantauan di lokasi, tidak ada aktivitas petugas perusahaan melakukan pembersihan ceceran minyak mentah. Bahkan, setelah ditelusuri tumpahan minyak mentah tersebut mengalir ke kebun-kebun warga hingga memasuki sungai yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Alhasil, tampak rerumputan disekitar aliran minyak mentah mulai layu dan terlihat seekor burung mati terperangkap akibat ceceran minyak tersebut.
“Tadi pagi memang ada dari pihak Medco menghubungi kami, meminta sejumlah warga untuk membersihkan ceceran bekas kejadian kemarin. Tetapi sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya lagi,” ujar Dedi, Kepala Desa Maju Jaya saat menijau lokasi aliran minyak mentah.
Dedi berharap agar pihak perusahaan komitmen dan bertindak cepat menangani permasalahan ini. Sebab dampaknya cukup jelas, sudah ada binatang mati ditambah pohon karet sudah banyak yang layu.
“Warga di sini tidak minta ganti rugi, tapi kami berharap perusahaan membersihkan tumpahan minyak mentah yang masuk kebun warga secepatnya. Bila ini dibiarkan, ditakutkan ada oknum usil dan membakar lokasi tumpahan minyak ini,” ujar Dedi, Minggu (22/1/2017). (adj)











