Laporan: Armiziwadi
Baturaja,sumselupdate.com – Masyarakat yang melintas di Jalan Imam Bonjol Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dihebohkan dengan penemuan seorang pria terkapar di pinggir jalan, Rabu (15/7/2020).
Saat ditemukan pertama kali oleh warga di bawah jembatan layang, pukul 08.00 WIB pagi tadi, pria tanpa identitas itu mengalami luka lecet di bagian dahi, dagu, tangan kanan.
Kemudian, luka di bagian wajah, patah kaki sebelah kanan, dan patah tangan sebelah kiri.
Hingga berita ini dibuat, tak satu warga yang mengenali orang tersebut. Warga yang melihat kejadian langsung melarikan korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sutowo Baturaja, dr Rynna Dyana melalui Kabag Humas H Turipno, SKM saat dikonfirmasi mengatakan, orang tersebut diantarkan warga dengan menggunakan mobil ambulance dengan luka parah di sekujur tubuhnya.
Menurutnya, saat masuk petugas yang ada di Unit Gawat Darurat (UGD) langsung melakukan tindakan untuk mengobati orang tersebut.
Turipno mengatakan, diduga kuat orang tersebut merupakan korban tabrak lari kerena melihat dari luka yang dialami cukup parah.
“Saat kita tanya namanya siapa, dia bilang namanya Hasanudin dan tinggal di Palembang,” terang Turipno lagi.
Dikatakan Turipno, pihak rumah sakit akan melaporkan kejadian ini selain ke petugas kepolisian, juga ke Dinas Sosial.
“Mengapa ini kita laporkan dengan pihak kepolisian karena orang tersebut diperkirakan merupakan korban tabrak lari karena kalau melihat dari luka yang dialaminya. Sedangkan ke Dinas Sosial untuk mendapatkan bantuan karena orang ini tidak ada identitas sama sekali,” urainya.
Terpisah, Kepala Dinas Sosial OKU, Saiful Kamal melalui Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Titin memastikan pria tersebut tidak bisa diberikan bantuan.
“Orang yang seperti ini tidak bisa kita berikan bantuan karena pasien ini tidak ada identitas sama sekali, memang orang ini terlantar karena karena di sini tidak ada keluarga sama sekali,” jelasnya.
“Pasien atau orang terlantar yang bisa kita bantu adalah orang yang memiliki identitas, sedangkan yang ini tidak ada,” tambahnya.
Kendati demikian, Titin mengatakan, pihaknya akan melacak di mana keberadaan keluarga korban yang bisa dihubungi.
Sementara itu, pantauan Sumselupdate.com orang tersebut masih dirawat diruang UGD RSUD Ibnu Sutowo Baturaja untuk menjalani perawatan. (**)











