Wakil Ketua Komisi IX DPR: Peningkatan Anggaran Kesehatan Diharapkan Fokus Pada Promotif dan Preventif

Writer: - Rabu, 21 Agustus 2024
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena saat diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema ‘Membedah Pidato Presiden di Bidang Kesehatan yang Kian Membaik’ di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan  peningkatan anggaran kesehatan yang kini mencapai 5,5 persendari total APBN atau sebesar Rp197,8 triliun.

Anggaran ini diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan kesehatan masyarakat, dengan fokus pada perubahan paradigma dari kuratif ke promotif dan preventif.

Read More

Pernyataan tersebut disampaikan saat diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema ‘Membedah Pidato Presiden di Bidang Kesehatan yang Kian Membaik’ di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Dikatakan, paradigma kesehatan di Indonesia kini bergeser ke arah promotif dan preventif, dan ini menjadi sangat penting untuk didukung  anggaran kesehatan  memadai.

Politisi Fraksi Partai Golkar itu juga menyoroti program transformasi kesehatan yang diinisiasi Kementerian Kesehatan, yang menekankan pada penguatan pelayanan kesehatan di tingkat paling dasar, seperti posyandu dan puskesmas.

Menurut Melki, program ini adalah kunci  meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia, khususnya di daerah terpencil.

Melki juga menyinggung masalah penanganan penyakit menular seperti tuberkulosis (TB) yang masih menjadi tantangan besar bagi Indonesia.

Dia memuji upaya semua pihak  meningkatkan kesadaran dan penanganan TB yang diharapkan dapat mengurangi angka kematian akibat penyakit tersebut.

Selain itu, diskusi juga membahas soal target penurunan stunting yang belum sepenuhnya tercapai.

Melki menggarisbawahi perlunya standarisasi metode penghitungan stunting agar data yang dihasilkan lebih akurat dan bisa diandalkan dalam pengambilan kebijakan.

Dia pun mengajak semua pihak untuk lebih memperhatikan integrasi program kesehatan antar lembaga, serta memastikan anggaran kesehatan benar-benar digunakan untuk tujuan yang tepat.

Melki juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam layanan kesehatan untuk menjangkau seluruh pelosok tanah air.

Selain Melki, acara ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang kesehatan, Mayjen (Purn) dr Ponco Agus Prasojo, Sp.B-KBD (Mantan Kapuskes TNI), dan Prof Dr Toar Jean Maurice Lalisang, Sp.B-KBD (Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia). Acara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menyusun strategi kesehatan nasional yang lebih baik ke depan. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts