Wabup Sidak, Temukan Pegawai Ngumpul di Kantin dan Facebookan

Senin, 30 Mei 2016
Wabup Ferdian, didampingi Husni Thamrin Ciknung dan Yukhairudin Ketika Sidak Ke DishubKominfo Kab. PALI

PALI, Sumselupdate.com – Meninjau kinerja pegawai di lingkup Pemerintahan Kabupaten PALI, pagi ini Senin (30/5), Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah SKPD.

Sidak Wabup yang didampingi kepala BKD Yukhairudin dan Kepala Inspektorat Husni Thamrin Cik Nung, diawali dari Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo). Di sana ditemukan masih banyaknya pegawai yang telat. Akibatnya, membuat orang nomor dua di Bumi Serepat Serasan geram.

“Jam 7.30 WIB aturannya sudah mulai bekerja, tapi saya lihat masih banyak yang telat dan yang sudah datang banyak yang ngumpul di kantin. Ini namanya kalian tidak ada progres kerja, dan tidak menunjukkan etos kerja. Seharusnya kita malu karena kita dibayar oleh negara, pakai uang rakyat,” kata Wabup di hadapan puluhan pegawai Dishub.

Wabup juga menegaskan, seluruh pegawai baik PNS maupun TKS akan dikenakan teguran.

“Saya pastikan bagi pegawai yang sering terlambat baik TKS maupun PNS bahkan kepala dinas pun pasti ditegur. Ini demi meningkatkan kinerja kita sebagai abdi negara,” tambahnya.

Sidak dilanjutkan ke Bappeda dan Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya (PUCK) dan Kesbangpol. Di Dinas PUCK, Ferdian tambah geram ketika menemukan ada pegawai yang masih duduk santai di luar kantor dan didapati ada seorang pegawai yang asik bermain facebook.

“Hebat, jam segini sudah jam 8.20 WIB masih banyak yang leha-leha dan bukannya kerja malah ada yang asik bermain facebook. Catat dan pastikan beri sanksi kepada pegawai yang bersangkutan,” tukas Wabup dengan muka merah.

Politisi PDI Perjuangan ini menilai bahwa sidak ini bukan untuk menunjukan pencitraan maupun gagah-gagahan, melainkan untuk memantau langsung kinerja pegawai di jajaran Pemkab PALI serta monitoring jelang uji kompetensi.

“Yang jarang masuk, kerja leha-leha dan kedapatan main media sosial di saat jam kerja menjadi bahan pertimbangan dalam uji kompetensi nanti. Dan saya tegaskan lagi, uji kompetensi bukan ajang menyingkirkan TKS tapi untuk mencari individu-individu yang benar-benar mau bekerja dan mengabdi,” tambahnya.

Wabup menginginkan tidak ada lagi ke depannya pegawai yang sering telat.

“Tepat jam 7.30 WIB seluruh pegawai harus mulai kerja, saya tidak ingin ada lagi yang seperti ini,” pungkasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts