Palembang, Sumselupdate.com – Gerakan radikalisme dan terorisme serta intoleran yang digaungkan penolakannya oleh Presiden RI Joko Widodo terus menjadi isu publik mengenai tumbuhnya gerakan tersebut terutama melalui mahasiswa dengan keindependennya serta jiwa kritis mahasiswa di kampus.
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang sebagai salah satu PTN di Sumsel mengklaim bahwa kampusnya tak memiliki mahasiswa yang berafiliasi pada gerakan tersebut. Apalagi, UIN juga terus melakukan pencegahan termasuk bekerjasama dengan TNI dalam menangkal gerakan ini.
Wakil Rektor II UIN Raden Fatah Palembang DR Zainal Berlian, DBA, MM mengaku sangat mengapresiasi lomba berbasis Islam yang dicetus Kodim 0418/Palembang. Dia menilai, kegiatan yang bertujuan membina akhlak mahasiswa tersebut baru pertama kali diselenggarakan bersama UIN Raden Fatah.
“Setelah kita mendapatkan surat, langsung kami respon dengan baik. Alhamdulillah banyak juga mahasiswa yang berminat mengikuti lomba ini,” terangnya, usai pembukaan perlombaan islam bersama jajaran Kodim, Selasa (20/6/2017).
Ia berharap agar kerjasama pembinaan spiritual mahasiswa ini dilakukan secara berkesinambungan. Dengan harapan bisa menangkal perkembangan gerakan radikalisme di lingkungan kampus.
“Sampai sekarang belum ada gerakan radikalisme di dalam kampus, upaya pencegahan baiknya diintens kan kegiatan seperti ini,” harapnya. (sbw)











