TP PPK Kabupaten PALI Salurkan 355 Bibit Kelapa Entok Kepada Warga di Lima Desa

Rabu, 29 November 2017
Sri Kustina ketika menyerahkan bibit kelapa genjah entok secara simbolis kepada warga di lima desa, Rabu (29/11/2017).

PALI, Sumselupdate.com TP-PKK Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), memberikan bantuan berupa bibit kelapa genjah entok sebanyak 355 batang.

Bantuan bibit kelapa genjah entok diberikan kepada warga yang tersebar di lima desa untuk ditanam di halaman rumah, Rabu (29/11/2017) di halaman kantor Kepala Desa Simpang Tais PALI.

Read More

Selain pemberian bantuan bibit kelapa genjah entok, TP PKK dan Pemkab juga memberikan bantuan bibit lainya seperti kelengkeng mangga.

Ketua TP PKK PALI, H Sri Kustina mengatakan, tujuan dari pemberian bantunan bibit kelapa genjah adalah untuk menjaga kelertarian lingkungan.

Kebijakan ini merupakan program strategis pemkab guna meningkatkan dan mengembangkan daya saing agribisnis dan usaha mikro, kecil dan menengah.

“Ini adalah langkah awal memberikan dampak positif dan memberikan contoh kepada masyarakat untuk menanam. Yang nantinya bisa bermanfaat dan bisa menambahkan pendapatan dari kreatifitas buah kelapa,” katanya.

Dikatakan Sri Kustina, ke depan pihaknya akan memberikan babtuan sebanyak seribu batang bibit. Juga berencana akan membuat kampung Aren.

Nantinya kampung tersebut akan ditanam kelapa entok, setelah itu setelah dua tahun akan menghasilkan dan buat gula aren.

“Setelah ada produk, nanti akan bekerjasama dengan Disperindag untuk mencari solusi pemasaranya, kegiatan ini terntunya jangka panjang,” ujar Sri.

Sri menambahkan, sebelumnya pihaknya sudah menjadikan beberapa desa dengan gemar menanam pohon buah seperti nangka, sirsak hingga belimbing.

Program lain yakni membentuk Kampung Manis yang masyarakatnya menanam tebu.

“Dengan adanya kegiatan sejatinya dapat berdampak positif dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkap Sri.

Bupati PALI, H Heri Amalindo yang juga sempat hadir berpesan kepada masyarakat yang mendapat bantuan untuk memelihara dan merawat sehingga ke depannya kegiatan tersebut dapat bermanfaat bukan sebaliknya, sudah diberi namun tidak berkelanjutan, dikembangkan dan dirawat.

“Manfaatnya cukup banyak pohon buah tersebut. Menanam itu tak sepenuhnya di kebun. Perkarangan rumah yang luas juga dapat dilakukan. Budayakan penyebaran tanaman untuk kelestarian lingkungkan, jangan hanya kebun karet. sejatinya pohon buah banyak sekali manfaan dan dapat hasilnya dapat dijual,” ungkap Heri. (adj)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts