TP PKK Ogan Ilir Gelar Sosialisasi Peningkatan SDM Pola Asuh Anak Remaja dalam Penanggulangan Stunting 

Sosialisasi Peningkatan SDM Pola Asuh Anak Remaja Dalam Penanggulangan Stunting, di Aula TP PKK Ogan Ilir, KPT Tanjung Senai Inderalaya, Senin (13/12/2021).

Laporan: Henny Primasari

Indralaya, Sumselupdate.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Ogan Ilir (OI), bekerjasama dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Daerah (PPKBP3AD), mengelar Sosialisasi Peningkatan SDM Pola Asuh Anak Remaja Dalam Penanggulangan Stunting, di Aula TP PKK Ogan Ilir, KPT Tanjung Senai Inderalaya, Senin (13/12/2021).

Read More

Dibuka Wakil Ketua TP PKK Ogan Ilir Hj Faizah Ardhani, sosialisasi ini diikuti 50 anggota TP PKK se-Kabupaten Ogan Ilir. Dalam sambutannya, Hj Faizah mengatakan, dalam mencegah stunting dapat dimulai dari perbaikan pola asuh anak dengan kata lain memaksimalkan pola asuh anak dalam keluarga.

Dikatakannya, secara luas penyebab stunting yaitu karena faktor pendidikan, ekonomi, sosial, dan fasilitas kesehatan, kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dan gizi, sebelum dan saat masa kehamilan, bisa menjadi pemicu stunting.

Ia mengatakan, TP PKK harus menjadi fasilitator di tengah masyarakat untuk terus menyosialisasikan kepada para ibu mengenai pola asuh anak yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan kepada para ibu agar selalu memperhatikan pola asuh anak mulai dari memperhatikan asupan gizi anak sampai pada membimbing dan mengarahkan anak.

“Untuk orangtua mulai sekarang harus selalu memperhatikan anak, karena itu titipan Allah yang harus dijaga, dibimbing, dan berikan asupan gizi yang baik,” ujarnya

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Daerah (PPKBP3AD) Kabupaten Ogan Ilir, Husnidayati mengatakan berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan kualitas pola asuh antaranya asuh anak dan remaja di era digital (paredi), karena disaat pandemi corona, mengajar anak bisa dilakukan via internet.

Selain itu, adanya rumah cinta sebagai wadah dimana semua kegiatan pokja 1 dapat dilakukan disana, yang tujuannya untuk lebih lebih fokus dan terintegrasi kegiatan pola asuh anak dan remaja di era digital dengan penuh cinta dan kasih sayang. Selain itu penanganan stunting sangatlah penting.

Salah satu peserta sosialisasi Sekcam Inderalaya Selatan Linda Citra mengatakan sangat senang mengikuti kegiatan ini karena menambah ilmu pengetahuan, apalagi terkait pola asuh anak remaja dan penanggulangan stunting.

“Setelah ini tentunya ilmu yang kami dapat maka akan kami sosialisasikan kembali,” ujarnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.