Tingkatkan Pendidikan Anak, Tim PkM Prodi Penmas FKIP Unsri Gelar Pelatihan Penggunaan Alat Permainan Edukatif

Writer: - Selasa, 24 September 2024
Tim PkM Prodi Penmas FKIP Unsri berfoto bersama peserta pelatihan penggunaan alat permainan edukatif dari bahan daur ulang di Desa Tanjung Atap, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (19/9/2024).

Inderalaya, Sumselupdate.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi (Prodi) Pendidikan Masyarakat (Penmas) FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) yang diketuai Mega Nurrizalia, MPd dengan anggota Dra Evy Ratna Kartika Waty,  MPd, PhD,  Dr Azizah Husin, MPd menggelar kegiatan di KB Al Hidayah Jalan Inpres Dusun 1, Desa Tanjung Atap, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (19/9/2024).

Tim PkM Prodi Penmas FKIP Unsri yang melibatkan 8 mahasiswa masing-masing Deri Yansyah, Anisa Ramadona, Zulfa Anali Agustin, Ananda Ramadhania, Mayang Bunga Kurnia, Syalmah Juniarti, Annisa Inayah, dan Ahmad Rifky, digelar dalam bentuk pelatihan penggunaan alat permainan edukatif.

Read More

Ketua Tim PkM Prodi Penmas FIKP Unsri, Mega Nurrizalia, MPd menjelaskan program PkM bertemakan ‘Stimulasi Perkembangan Anak Melalui Penggunaan Alat Permainan Edukatif oleh Oranhtua di Rumah dari Bahan Daur Ulang di Desa Tanjung Atap’

Tujuan PkM ini memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengembangan kreativitas anak melalui permainan yang berbasis pada pemanfaatan bahan daur ulang.

Tujuan lain meningkatkan pendidikan anak dengan memberikan wawasan kepada orang tua mengenai pentingnya peran mereka dalam pembelajaran sejak dini.

Tim PkM Prodi Penmas FKIP Unsri menyerahkan buku kepada pengajar di KB Al Hidayah Jalan Inpres Dusun 1, Desa Tanjung Atap, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (19/9/2024).

Kegiatan PkM dibuka secara resmi Kepala Desa Tanjung Atap, Firmansyah, SSosI dan dihadiri oleh perangkat desa, guru Paud, bidan desa, dan masyarakat Desa Tanjung Atap.

Dalam kegiatan PKM ini mendatangkan narasumber berkompeten di bidangnya yakni Dr Azizah Husin selaku Dosen di Prodi Penmas FKIP Unsri.

“Kegiatan PkM ini bukan hanya memberikan materi ceramah saja, akan tetapi terbagI menjadi dua skema yaitu pertama memberikan modal berupa perlengkapan permainan edukatif f seperti buku panduan, pembuatan APE, warung edukatif, spidol warna-warni, kertas origami. Lalu dilanjutan dengan pemberian materi singkat mengenai pentingnya stimulus perkembangan anak melalui penggunaan alat permainan edukatif oleh orang tua di rumah dari bahan daur ulang dan yang kedua pelatihan pembuatan alat permainan edukatif atau APE yang diikuti oleh orang tua dan anak-anak,” beber Mega Nurrizalia.

“Sebenarnya kalau bikin permainan ngajarin anak bukan hanya tugas sekolah saja. Akan tetapi yang paling utama adalah orang tuanya. Karena orang tua itu adalah orang yang pertama kali dilihat oleh anak,” ujarnya.

Suasana pelatihan penggunaan alat permainan edukatif dari bahan daur ulang di Desa Tanjung Atap, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (19/9/2024).

Melalui kegiatan ini, Mega berharap dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran dan permainan di rumah demi perkembangan yang lebih baik bagi anak-anak.

“Melalui pengenalan alat permainan edukatif yang dibuat dari bahan daur ulang, diharapkan orang tua dapat menjadi pendidik yang lebih kreatif dan terlibat aktif dalam pola asuh anak-anak mereka,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kades Tanjung Atap Firmansyah, SSos I menyambut baik dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan Tim PkM Prodi Penmas FIKP Unsri terhadap masyarakatnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts