Tiga Hari Dua Malam, Tim Pendaki OKU Selatan Taklukkan Puncak Gunung Kerinci Jambi

Laporan: Alpian Patria Jaya

Muaradua, Sumselupdate.com Petualangan tujuh orang pendaki gunung asal Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan yang  berhasil menaklukan puncak Gunung Kerinci Provinsi  Jambi yang memiliki ketinggian 3.805 MDPL, membuat salut warganet.

Read More

Tim pendaki yang beranggotakan Guntur Akbar (25), Haikal (20), Yus (27), Fedri (22), Nanda (25), Sumi (33), dan Rahmat (28) ini kepada Sumselupdate.com mengungkapkan kegembiraannya berhasil mencapai puncak gunung tersebut.

“Terhitung ini kali ketujuh kami dalam berpetualang melakukan pendakian pertama Gunung Seminung di OKU Selatan, Bromo di Jawa Tmur, Dempo di Pagaralam, Pesagi Lampung, Singgalang di Sumatera Barat, dan terakhir di Gunung Kerinci di Jambi pada saat ini,” ucap Guntur Akbar.

Menurutnya, pendakian kali ini diakui tidaklah gampang.

Ketujuh pendaki asal OKU Selatan saat berada di puncak tertinggi gunung kerinci jambi, ketinggian 3.805 MDPL

“Selain persiapan yang cukup seperti makanan dan minuman. Fisik, mental, kerja sama tim serta doa dalam berjuang untuk menaklukan puncak ketinggian benar-benar dibutuhkan,” ujar Guntur.

“Kalau kemarin tim pendaki kami butuh waktu tiga hari untuk mencapai pada puncak tertinggi Gunung Kerinci. Kita bersama tim mulai melakukan pendakian pada hari Senin tanggal 27 September 2021 pukul 08.00 WIB, dan sampai di puncak pada hari Rabu malam tanggal 29 September 2021. Sedangkan untuk turun memerlukan waktu hanya sehari. Dan alhamdulillah hari ini Kamis malam tanggal 30 september 2021 kami bersama  tujuh orang pendaki asal OKU Selatan sudah kembali turun gunung dengan selamat,” ucapnya bersemangat.

“Tak menapik, jalur yang dilalui saat mendaki gunung yang satu ini (Gunung Kerinci –red) benar-benar ekstrim dan terjal serta berbatu banyak sekali tantangan-tantangan lain. Maka dibutuhkan kehati-hatian untuk bersama saling menjaga, guna sampai ke puncak ketinggian dengan selamat. Mau tidak mau di sinilah kerja sama tim benar-benar diuji dan harus mengenyampingkan sifat egois jika ingin selamat dan kembali pulang dengan keadaan utuh,” ungkap Guntur.

Artinya, sebut Guntur, jika berangkat orang tujuh ya pulang harus orang tujuh, tidak boleh lebih apalagi kurang.

“Karena menurut informasi dan berita tidak sedikit pendaki mengalami kecelakaan saat mendaki bahkan sampai ada yang tewas,” Guntur mengingatkan.

Disinggung gunung apa lagi yang akan menjadi target untuk ditaklukkan, Guntur menyebut Gunung Mahameru (Gunung Semeru).

“Insya Allah tahun depan (2022) kami bersama tim pendaki asal OKU Selatan sudah merencanakan pendakian ke puncak Mahameru (Semeru) yang berada di Pulau Jawa,” lanjutnya.

Terakhir Guntur mengatakan, meskipun sulit dalam melakukan pendakian, selalu terselip sebuah kalimat motivasi untuk menaklukan puncak sebuah ketinggian.

“Saya terus berpikir, karena meski berat harus menghadapi kesulitan-kesulitan itu, ini salah satu komponen pendakian, ada kesulitan dan bahaya, inilah arti dari mendaki,” pungkasnya.

Diketahui, Gunung Kerinci (Yang dikenal dengan ejaan atau dieja “Kerintji”, dan dikenal sebagai Gunung Gadang, Berapi Kurinci, Kerinchi, Korinci, atau Puncak Indrapura) adalah  gunung tertinggi di Sumatera, gunung berapi tertinggi di Indonesia, dan puncak tertinggi di Indonesia di luar Papua.

Gunung Kerinci terletak di Provinsi Jambi  yang berbatasan dengan Provinsi Sumatera Barat, di Pegunungan Bukit Barisan, dekat pantai barat, dan terletak sekitar 130 km sebelah selatan Padang.

Gunung ini dikelilingi hutan lebat Taman Nasional Kerinci Seblat  dan merupakan habitat Harimau Sumatera dan Badak Sumatera.

Puncak Gunung Kerinci berada pada ketinggian 3.805 mdpl, di sini pengunjung dapat melihat di kejauhan membentang pemandangan indah Kota Jambi, Padang, dan Bengkulu.

Bahkan Samudera Hindia  yang luas dapat terlihat dengan jelas. Gunung Kerinci memiliki kawah seluas 400 x 120 meter dan berisi air yang berwarna hijau.

Di sebelah timur terdapat Danau Bento, rawa berair jernih tertinggi di Sumatera. Di belakangnya terdapat gunung tujuh dengan kawah yang sangat indah yang hampir tak tersentuh.

Gunung Kerinci juga merupakan gunung berapi bertipe stratovolcano yang masih aktif dan terakhir kali meletus pada tahun 2009. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.