PALI, Sumselupdate.com – Manajemen PT Pertamina EPAsset 2 Adera Field bersama dari tim Dinas Pertambangan Energi dan Lingkungan Hidup (Distamben LH) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI melakukan tinjauan lokasi kejadian di sekitar Stasiun Pengumpul Dewa pada 27 Mei lalu.
Dari hasil tinjauan tersebut, dipastikan bahwa tidak ada pipa yang meledak, hal ini didukung dengan tidak ditemukannya bekas ledakan seperti patah, berlubang maupun bekas material yang terbakar.
Tim yang melakukan tinjauan memberikan rekomendasi untuk segera melakukan perbaikan dan penggantian pada pipa, melakukan penyisiran agar tidak terdapat kebocoran lainnya, serta menanggung biaya rumah sakit selama perawatan dan memberikan santunan kepada korban.
Seperti diketahui sebelumnya, tim Penanganan Keadaan Darurat PT Pertamina EP Adera Field tengah menindaklanjuti laporan perihal adanya indikasi kebocoran gas di jalur pipa di sekitar wilayah Stasiun Pengumpul (SP) Dewa.
Saat tengah melakukan pengamanan titik lokasi kebocoran, melintas warga dengan menggunakan kendaraan bermotor.
“Tim kami telah melakukan lokalisir pada titik yang ditengarai ada kebocoran dengan menghimbau kepada warga agar tidak melintas, namun demikian ada beberapa warga yang melintas dengan kendaraan bermotor, hal tersebut memicu timbulnya api, sehingga warga tersebut terkena api pada bagian betis kaki,” ujar Aji Dharmayasa, Asset 2 LR Manager.
Tiga orang yang menjadi korban kondisinya berangsur membaik, satu di antaranya telah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan lebih lanjut di Rumah Sakit Pertamina Prabumulih.
Terpisah, Kepala Distamben LH, M Saleh melalui Sekretarisnya Sumantri, membenarkan jika pihaknya bersama Pertamina Adera meninjau lokasi di Stasiun Pengumpul (SP) Dewa Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi.
“Iya benar, kami bersama tim dari Adera meninjau lokasi tersebut. Dan memang yang terjadi bukanlah ledakan pipa gas, melainkan pipa gas yang bocor kemudian, gas tadi mencari sumber api. Dan kebetulan, melintaslah tiga warga yang menjadi korban dengan menggunakan sepeda motor. Api tersebut, berasal dari sepeda motor itu,” kata Sumantri ketika dihubungi sumselupdate.com via telpon, Senin (30/5). (adj)











