Tertipu Modus ATM Tertelan, Jamsari Kehilangan Uang Rp37,5 Juta

Selasa, 1 Agustus 2017
Edison Kuasa hukum Jamsari saat seusai mendatangi Bank BRI Baturaja.

Baturaja, Sumselupdate.com  – Seorang nasabah Bank BRI di Baturaja mengalami kerugian uang sekitar Rp 37.547.500 di dalam rekeningnya lantaran ditipu orang tidak dikenal yang mengaku pihak bank BRI.

Hal itu diungkapkan Edison, kuasa hukum Jamsari (46) warga Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang menjadi korban.

Atas peristiwa itu, kata Edison mereka sudah melapor ke Polsek Baturaja Timur, dengan perkara penipuan. Nomor :STTLP/B/155/V/2017/SUMSEL/OKU/SEK-TIMUR. Tertanggal 24 Mei 2017. Pelapor, Faik Rahimi, kuasa hukum korban Jamsari. Terlapor belum diketahui.

Kepada wartawan, usai mendatangi Kantor BRI Baturaja, Selasa (1/8/2017) kepada wartawan menjelaskan, awal kronologis kejadian hilangnya uang dalam rekening tersebut berawal dari korban ingin melakukan transaksi di ATM Bank BRI di Kel Kemalaraja, Kec Baturaja Timur OKU tepatnya di kawasan bawah Ramayana. Waktu kejadian, pada Minggu 14 Mei 2017 lalu sekitar pukul 8.00 WIB.

Tiba-tiba, cerita Edison, ATM korban tertelan di dalam mesin ATM. Menyadari hal itu, ia menelepon call centre yang tertera di area dalam bilik ATM. Saat itulah, nomor yang dihubungi diangkat oleh seseorang mengaku dari pihak BRI.

Terjadi komunikasi. Lawan bicara meminta data dan nomor pin kartu ATM korban. Tanpa ragu korbanpun memberikannya, melalui komunikasi telepon saat itu.

“Jadi korban ini diminta data dan pin kartu ATM. Korban percaya dan langsung memberitahunya,” kata Edison, kartu ATM korban kata Edison sampai saat ini masih hilang.

Pada hari Seninnya. Korban mendatangi BRI. Benar saja korban terkejut, saat mengecek uang yang ia simpan di bank sudah lenyap sampai puluhan juta rupiah.

“Pada hari ini, kita bersama pihak kepolisian sengaja datang ke kantor Bank BRI untuk meliat rekaman cctv di ATM. Tujuan untuk mencari pelaku yang diduga ada di ATM saat itu. “Kita menduga mungkin saja pelaku yang menarik ATM ada di ATM yang sama. Namun hasilnya kita belum bisa melihat rekaman CCTV itu. Sebab petugasnya sedang bertugas di luar. Selain itu juga diminta kelengkapan administrasi dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Oleh karena itu, Edison mengungkapkan, pihaknya menyayangkan hal ini, sebab pihak bank tidak bisa membuka CCTV tersebut . Padahal ini sudah merugikan nasabah,”Di luar itu semua pihak bank BRI harus memperhatikan ini jangan sampai terjadi lagi dengan nasabah lain,” tukas Edison.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Saharudin dihubungi wartawan melalui telepon membenarkan adanya laporan tersebut.

Untuk kepentingan penyelidikan mereka membutuhkan rekaman cctv dari TKP yang ada di ATM. Namun belum dapat dibuka karena overator pihak bank yang bersangkutan sedang berdinas keluar kota.

“Anggota kita tadi sudah berkoordinasi dengan pihak bank. Namum belum bisa dibuka karena operator tidak di tempat,” jelasnya.

Sementara pihak Bank BRI Baturaja sendiri saat dikonfirmasi wartawan enggan berkomentar banyak.

“Semua ada prosedurnya, saya bisa tidak bisa berkomentar banyak bukan wewenang saya,” kata seorang perempuan pegawai Bank BRI di Kantor BRI Baturaja, enggan berkomentar banyak terait hal tersebut. (Wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts