Terganjal Penerbangan dan Larangan Saudi Arabia, MTQ Muaraenim Tanpa Hadiah Umrah

Deretan trofi yang diperebutkan peserta MTQ tingkat Kabupaten Muaraenim.

Laporan: Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com – Hadiah umrah buat pemenang Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Kabupaten Muaraenim ditiadakan, tidak seperti pada 2018-2019. Itu terpaksa dilakukan karena terganjal aturan penerbangan internasional dan aturan yang ada di Negeri Saudi Arabia tidak menerima ibadah umroh dari Indonesia.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, tentunya tak menyurutkan Pemda dan semua pihak untuk menggelar menggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Kabupaten Tahun 2021.

MTQ pun resmi dibuka langsung Plh Bupati Muaraenim H Nasrun Umar (HNU) di Halaman Kantor Camat Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Senin (05/04/2021) malam.

Dalam sambutannya, HNU mengatakan, Pemerintah Kabupaten Muaraenim memiliki tanggungjawab dan komitmen yang kuat untuk menciptakan Bumi Serasan Sekundang yang Agamis melalui usaha-usaha peningkatan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan, demi mewujudkan masyarakat dan generasi penerus yang beriman, bertaqwa dan berakhlaktul karimah.

“Salah satu bentuk komitmen Pemkab Muaraenim yakni melalui kegiatan MTQ yang kita gelar pada malam ini, dan juga rutin kita selenggarakan baik di tingkat desa/kelurahan, kecamatan hingga kabupaten, guna  memaksimalkan peran dalam menyebarluaskan nilai-nilai agama, khususnya dalam menanamkan rasa cinta dan gemar baca tulis Al Quran,” katanya.

Lebih lanjut HNU menerangkan, untuk mendukung hal tersebut, selain MTQ, pemerintah Muaraenim juga telah meluncurkan program Khotmil Qur’an Pertama, yang diikuti oleh pelajar SD, SMP sederajat, termasuk guru, staf dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan se- Kabupaten Muaraenim. Insyallah kegiatan ini sejalan dengan program Gubernur Sumatera Selatan, satu desa satu rumah tahfidz.

“Pelaksanaan MTQ ke-37 Tingkat Kabupaten Muaraenim tahun 2021 ini mempunyai peran penting dalam penyeleksian para Kafilah Bumi Serasan Sekundang untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) ke-26 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2021, pada  Mei  mendatang. Selain itu juga MTQ ke-30 Tingkat Provinsi Sumatera Selatan, yang keduanya akan diselenggarakan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur,” jelasnya.

Melalui ajang ini, Plh bupati mengajak semua untuk memperbaiki prestasi dan mempersiapkan diri untuk ajang yang lebih besar lagi.

“Mari kita perbaiki prestasi dan mempersiapkan diri untuk ajang yang lebih besar lagi,  karena nantinya diharapkan para Kafilah kita mampu berlomba dengan Kafilah-kafilah dari kabupaten/kota lain, dan selanjutnya dapat pula mengikuti MTQ di tingkat nasional bahkan internasional,” lanjutnya.

Masih kata HNU, pada 2018-2019 ada hadiah umroh. Pada saat ini pun, Pemkab Muaraenim tetap berkeinginan sekali untuk tetap melaksanakan hadiah itu, tapi aturan penerbangan internasional dan aturan yang ada di Negeri Saudi Arabia tidak lagi bisa menerima ibadah umroh dari Indonesia.

“Oleh sebab itu, pada kesempatan ini. Kami akan menambah hadiah sebesar Rp6 juta untuk setiap kategori yang terdiri dari 34 katagori atau sebesar Rp204 juta, sebagai tambahan bagi para Kafilah yang berprestasi berkompetisi dalam nilai-nilai sportivitas yang tinggi, karena tentu itu yang lebih penting dari kemenangan yang kita dapatkan pada MTQ kali ini,” tegasnya.

Tak lupa, diakhir sambutannya, HNU mengingatkan dan mengajak kepada seluruh peserta atau semua pihak terkait untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Protokes) dalam pelaksanaan MTQ ini.

“Karena seperti kita ketahui penyebaran Covid-19 tidak dapat diketahui kapan dan dimana, peyebaran tersebut hanya dapat diatasi apabila kita mendisiplinkan diri kita sendiri dan membudayakan penerapan Protokes dalam kehidupan kita sehari-hari sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ajaknya.

Ketua Panitia Pelaksana H Zulfikar yang juga merupakan Kabag Kesra Setda Kabupaten Muaraenim melaporkan bahwa, kegiatan MTQ ke-37 ini akan berlangsung selama tujuh hari, dari 4-10 April dengan 404 peserta yang berasal dari 22 kecamatan di Muaraenim.

“Nantinya, untuk pemenang lomba di setiap cabang, selain akan diikutkan ke tingkat yang lebih tinggi yakni provinsi, juga akan langsung diberikan piagam dan uang pembinaan dari Pemerintah Muaraenim yaitu sebesar Rp5 juta untuk juara pertama, Rp4 juta untuk juara kedua, Rp3 juta untuk juara ketiga dan Rp2 juta untuk yang berhasil meraih juara keempat yang terdiri dari 34 kategori perlombaan,” pungkasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.