Tepati Janji, Herman Deru Beri Rp10 Juta kepada Warga yang Laporkan Pembakaran Lahan di Palembang

Writer: - Rabu, 14 Oktober 2026
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyerahkan hadiah Rp10 juta kepada Ari, warga yang melaporkan dugaan pembakaran lahan di kawasan Lebak Murni, Sematang Borang, Palembang, di Griya Agung, Selasa (13/10/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyerahkan hadiah uang Rp10 juta kepada Ari, warga yang melaporkan dugaan pembakaran lahan di kawasan Lebak Murni, Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang.

Penyerahan hadiah berlangsung di Griya Agung, Selasa (13/10/2026), sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian Ari dalam membantu mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi menimbulkan kabut asap.

Read More

Dalam pertemuan tersebut, Ari menceritakan kronologi saat menemukan seorang pria yang diduga membakar lahan ketika dirinya pulang bekerja sebagai pengemudi ojek daring pada malam hari.

Ari mengaku sempat menegur pria tersebut agar menghentikan aktivitas pembakaran karena khawatir api menyebar dan memicu kebakaran lebih besar. Namun, teguran itu tidak diindahkan.

“Malam saya pulang habis ngojek online, saya melihat lokasi pembakaran. Sempat saya tegur, Pak De jangan membakar, ini kabut asap, takutnya apinya menyebar ke mana-mana, tapi masih dilakukan,” cerita Ari.

Menurut Ari, api sempat membesar sebelum akhirnya padam. Ia bersama warga kemudian mencoba menghubungi petugas pemadam kebakaran, tetapi panggilan tersebut tidak tersambung.

Ari akhirnya berinisiatif menghubungi layanan darurat kepolisian melalui nomor 110 untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Pertamanya, besar api itu, Pak, lalu padam. Kemudian kami telepon pemadam kebakaran, tapi tidak tersambung. Akhirnya inisiatif saya menelepon call center 110 itu,” tuturnya.

Setelah menerima laporan, pihak Polsek Sako menghubungi Ari untuk meminta informasi mengenai lokasi kejadian. Informasi yang disampaikan warga itu kemudian ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian.

Pria yang diduga melakukan pembakaran lahan tersebut, yang diketahui merupakan warga sekitar dan memiliki kebun di kawasan itu, kemudian diamankan polisi untuk menjalani proses lebih lanjut.

Herman Deru Tepati Janji Hadiah Rp10 Juta

Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada Ari dan warga lain yang turut membantu melaporkan dugaan pembakaran lahan tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mencegah karhutla dan melindungi lingkungan.

Ia berharap keberanian warga melaporkan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran tidak semata-mata didorong oleh imbalan uang, tetapi juga tumbuh dari kesadaran untuk menjaga keselamatan bersama.

“Mereka yang menangkap ini bukan semata-mata karena uang, tapi karena hati. Saya sudah bilang, siapa yang menangkap dapat uang Rp10 juta, bukan karena itu,” ujar Herman Deru.

Sebagai bentuk apresiasi, Herman Deru kemudian menyerahkan uang Rp10 juta kepada Ari. Ia juga mempersilakan Ari membagikan hadiah tersebut kepada warga lain yang turut membantu melaporkan kejadian itu.

“Nah, ini hadiah dari saya uang Rp10 juta. Terserah Ari mau dibagi untuk teman lain, silakan kasih. Ini saya tahu di sini niatnya memang bukan karena mencari uang tapi karena kepedulian kita bersama, saya ucapkan terima kasih,” katanya.

Herman Deru menjelaskan, pemberian hadiah tersebut merupakan bagian dari komitmennya mendorong masyarakat berperan aktif dalam pencegahan karhutla di Sumatera Selatan.

Sebelumnya, ia telah menjanjikan hadiah Rp10 juta bagi masyarakat yang melaporkan orang atau badan yang sengaja membakar lahan kepada pihak kepolisian.

Namun, ia mengingatkan bahwa laporan yang disampaikan harus berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan berupa fitnah atau informasi yang tidak benar.

“Sesuai dengan kunjungan saya di Ogan Komering Ilir (OKI) beberapa minggu lalu, siapa pun masyarakat yang berani melaporkan orang atau badan yang melakukan pembakaran lahan dengan sengaja kepada polisi, saya berikan uang Rp10 juta. Yang penting laporannya bukan fitnah, tetapi laporan yang benar,” tegasnya.

Herman Deru berharap langkah Ari dan warga lainnya dapat mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan dugaan pembakaran lahan yang disengaja kepada aparat penegak hukum.

Ia menambahkan, sinergi antara masyarakat dan kepolisian diperlukan untuk mencegah meluasnya kebakaran, mengurangi dampak kabut asap, serta melindungi lingkungan dan permukiman warga di Sumatera Selatan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts