Temukan Jasad Pria Bugil di Sungai Saka, Warga Buay Sandang Aji OKU Selatan Geger

Petugas BPBD OKU Selatan bersama aparat kepolisian dan warga hendak mengevakuasi jasad Salamudin tanpa busana tersangkut di aliran Sungai Saka, Sabtu (8/5/2021) sore.

Laporan: Alpian Patria Jaya

Muaradua, Sumselupdate.com – Warga Desa Negeri Agung, Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan sontak heboh.

Bacaan Lainnya

Ini menyusul ditemukannya sesosok mayat pria tanpa busana tersangkut di semak aliran Sungai Saka, Sabtu (8/5/2021) sekitar pukul 14.00 WIB.

Belakangan identitas mayat bugil itu bernama Salamudin (57), warga Desa Kemu, Kecamatan Pulau Beringin, OKU Selatan.

Kepala BPBD OKU Selatan H Doni Agusta, SKM, MM mengungkapkan jika sehari sebelumnya Salamudin belum pulang ke rumah setelah pamit pergi memancing bersama rekan satu desanya Hasman Fikri (58) pada Jumat (7/5/2021) pukul 15.00 WIB.

Petugas BPBD OKU Selatan bersama aparat kepolisian dan warga hendak mengevakuasi jasad Salamudin tanpa busana tersangkut di aliran Sungai Saka, Sabtu (8/5/2021) sore.

Penemuan jasad pria dengan tubuh telanjang itu beredar di media sosial (medsos) ditemukannya mayat tak dikenal oleh seorang anak baru gede (ABG) bernama Supri (15) yang hendak mandi di wilayah Desa Negeri Agung dengan sejumlah luka di bagian kepala.

Petugas BPBD OKU Selatan bersama aparat kepolisian dan warga hendak mengevakuasi jasad Salamudin tanpa busana tersangkut di aliran Sungai Saka, Sabtu (8/5/2021) sore.

Mendapat informasi tersebut, sekitar pukul 16.30 WIB sore tadi, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD OKU Selatan bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi jasad korban.

Usai dievakuasi, jenazah Salamudin dijemput pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka yang berada di Desa Kemu, Kecamatan Pulau Beringin.

Petugas BPBD OKU Selatan bersama aparat kepolisian dan warga hendak mengevakuasi jasad Salamudin tanpa busana tersangkut di aliran Sungai Saka, Sabtu (8/5/2021) sore.

“Kita belum bisa memastikan penyebab kematian Salamudin yang jasadnya mengapung di sungai tersebut karena masih dalam proses identifikasi,” kata Doni Agusta. (**)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.