Temukan Ikan Giling Berformalin, Wawako Ultimatum ‘Supplier’ dan Pedagang Nakal

Wawako sidak pedagang di Pasar Tradisional Yada Matamerah, Kecamatan Kalidoni.

Palembang, Sumselupdate.com – Wakil Walikota Palembang Fitirianti Agustinda memberi ultimatum kepada pedagang yang nakal, dan coba-coba menjual kebutuhan makanan yang mengunakan bahan kimia berbahaya, salah satu temuan adalah ikan giling dengan kandungan formalin.

Temuan ini merupakan Hasil dari inpeksi mendadak (sidak), Kamis (25/2/2021), di Pasar Tradisional Yada Matamerah, Kecamatan Kalidoni, bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPPOM) Palembang. Dimana Wawako bersama rombongan menemukan bahan kimia dibeberapa makan yang dijual pedagang.

Bacaan Lainnya

“Jika masih ada pedagang melakukan kecurangan maka tidak segan-segan pedagang tidak akan disuruh lagi berjualan di pasar dan dikenakan penindakan denda,” katanya.

Hal ini cukup beralasan, karena sempel makanan yang diambil dari para pedagang di Pasar Yada ini, menemukan bahan makan yang mengandung bahan berbahaya.

Bahan pangan tersebut berupa ikan giling mengandung formalin. Bahan pangan tersebut selalu dicari oleh pedagang untuk dijual kembali ke konsumen.

“Zat kimia yang kalau dikonsumsi merusak tubuh, apalagi anak-anak tentu dalam waktu jangka panjang akan menimbulkan berbagai macam penyakit,” katanya.

Ia memberi peringatan terakhir kepada seluruh pedagang makanan agar tidak mengambil ke distributor atau supplier yang mengandung zat kimia dan distributor agar berhenti melakukan kecurangan demi mendapatkan keuntungan yang besar.

Kepala BBPOM Palembang Yosef Dwi Irwan menambah, konsumen dan pedagang bisa mengujikan (menggunakan rapid test) pangan yg dibeli atau dijual secara gratis di pojok pasar, atau bisa datang ke kantor BBPOM Palembang untuk uji cepat gratis.

“Berikut nama-nama pasar yang ada Bucu (pojok pasar) pasarnya Pasar Km. 5, Pasar Bukit Kecil, Pasar Lemabang, Pasar Sekip Ujung, Pasar 10 Ulu dan Pasar Padang Selasa,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.