Sumsel Bidik Pasar Eropa Dalam Pengembangan Sektor Wisata

Senin, 22 Agustus 2016
Kadis Pariwisata Irene Camelyn (Tengah) Dan Pengurus Indonesian Marketing Asociation (IMA), Indonesian Hotel General Manager Asociation (IHGMA), Garuda Indonesia serta Panorama Tour & Travel

Palembang, Sumselupdate.com – Pemprov Sumsel serta Indonesian Marketing Asociation (IMA), Indonesian Hotel General Manager Asociation (IHGMA) dan Garuda Indonesia serta Panorama Tour & Travel terus berpartisipasi mengembangkan potensi pariwisata yang dimiliki Sumsel di kancah dunia.

Upaya tersebut dilaksanakan secara bersama melalui program Exploring Potential Of South Sumatra For Europe Tourtis In 2017.

Read More

Vice Chairman IHGMA Sumsel, Sarjuri, Senin (22/8) mengatakan dengan program tersebut pihaknya mencoba untuk membuat Sumsel menjadi tujuan kota wisata yang membidik pasar Eropa.

“Tidak menutup kemungkinan untuk negara-negara lain yang jelas dengan market Eropa kita berikan informasi tentang panorama yang ada di Sumsel,” jelasnya di hotel Arista.

Selain akan mensosialisasikan panorama yang memang layak dikunjungi, Sarjuri juga menjelaskan akan memperbaiki fasilitas infrastruktur dan akomadasi menuju tempat wisata.

“Ada 28 titik wisata, nanti akan kita survey dan dipilih mana yang lebih layak baru kita olah untuk kelengkapan fasilitas dan akomodasi. Mudah mudahan ini awal yang baik untuk semuanya,” ungkap Sarjuri yang juga GM Sintesa Peninsula Palembang.

Menurutnya, dari sisi standar hotel, kenyamanan dan potensi wisata Sumsel sudah sangat mumpuni.

“Justru yang harus kita siapkan adalah sumber daya manusia, kita harus menyiapkan tourguide yang dapat memberikan pelayanan terbaik dan menceritakan sejarah pariwisatanya,” ucapnya.

Untuk persiapan perhotelan, diakui Sarjuri saat ini akan bekerjasama dengan agent traveler yang memasarkan tempat pariwisata unggul dan terbuka untuk semua.

“Dari ini kita targetkan 2017 akan ada hasilnya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Iren Camelyn mengatakan program yang diusulkan lIMA, IHGMA, Garuda Indonesia serta Panorama Tour & Travel adalah sebuah gagasan yang luar biasa dan pemprov Sumsel sangat mendukung.

Menurutnya, banyak orang Eropa yang berkunjung ke Sumsel dan tertarik dengan wisata cagar budaya, terutama wisata batu megalitikum di Kota Pagar Alam dan Kabupaten Lahat.

“Sumsel mungkin belum optimal dalam mengembangkan unsur destinasi, SDM dan promosi, tetapi dengan adanya program ini kami terpacu seolah-olah Sumsel ini lagi menggeliat. Ketika harga minyak dan batubara turun, maka yang eksis adalah bidang pariwisata,” ungkapnya.

Dilihat dari daftar buku tamu, pengunjung wisata cagar budaya di Sumsel banyak berasal dari Eropa. Oleh karena itu, Irene mengatakan ada lima unsur yang berperan yakni, pemerintah, industri, komunitas, media dan akademisi.

Dijelaskan Irene, dari sisi akomodasi dan transportasi, orang Eropa lebih tertarik dengan fasilitas yang alami.

“Mereka mencari yang natural, tidak berbicara ekslusifitas lagi karena sudah terlalu sering di daerahnya,” jelasnya.

Meskipun belum berbicara target ke depannya, Irene mengatakan hal yang terpenting cara mengolah potensi wisata yang nantinya bisa dipasarkan. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts