Inderalaya, Sumselupdate.com – Puluhan pemangku kepentingan di Kabupaten Ogan Ilir mengikuti sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif yang digelar Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 23–24 April 2026, di Aula BPMP Indralaya.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Desi Ari Pressanti, S.S., M.Hum, menjelaskan bahwa UKBI Adaptif merupakan sarana untuk mengukur tingkat kemahiran berbahasa Indonesia seseorang, baik secara lisan maupun tulisan.
“Sasaran kami di Ogan Ilir mencakup guru, pemangku kepentingan, penerjemah, pustakawan, akademisi, teknisi, dan berbagai profesi lainnya. Harapannya, masyarakat dapat mengikuti uji kemahiran berbahasa ini untuk meningkatkan kualitas penggunaan Bahasa Indonesia,” ujarnya.
Desi menambahkan, pada hari kedua kegiatan akan dilaksanakan uji UKBI secara langsung. Pihaknya juga akan memperkuat kerja sama dengan berbagai instansi di Ogan Ilir, termasuk Dinas Pendidikan, guna mendorong peningkatan kualitas berbahasa Indonesia di berbagai sektor.
Sementara itu, Ketua Tim UKBI Balai Bahasa Sumsel, Nursis Twilovita, mengatakan bahwa pelaksanaan tes UKBI mengharuskan peserta membawa laptop pribadi karena ujian dilakukan secara daring.
Tes UKBI terdiri dari lima seksi, yakni Mendengarkan, Merespons Kaidah, Membaca, Menulis, dan Berbicara.
Menurut Nursis, layanan UKBI Adaptif bertujuan agar peserta memahami pentingnya penguasaan Bahasa Indonesia secara menyeluruh.
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran berbahasa yang baik, memperkuat kualitas komunikasi di dunia pendidikan, serta membentuk generasi yang cakap dalam literasi Bahasa Indonesia,” jelasnya.
(**)











