Siti Fauziah Sebut Perpustakaan MPR Bukan Perpustakaan Biasa Lagi

Minggu, 10 September 2023
Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Setjen MPR Siti Fauziah.

Bandung, Sumselupdate.com – Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Setjen MPR Siti Fauziah mengundang civitas akademika Universitas Islam Nusantara (Uninus)  berkunjung ke Perpustakaan MPR di Jakarta.

Perpustakaan MPR memiliki koleksi ribuan buku cetak dan digital juga memiliki kelebihan tersendiri bila dibandingkan  perpustakaan lain. Karena koleksi buku yang dimiliki tidak diperjualbelikan dan hanya ada di Perpustakaan MPR.

Read More

“Bila ada yang ingin berkunjung ke Perpustakaan MPR, kami persilahkan. Kami menerima secara terbuka baik yang datang perorangan maupun kelompok,” kata Siti Fauziah di sela penandatanganan kerja sama antara Perpustakaan MPR dengan Uninus di Gedung Pascasarjana Uninus, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/9/2023).

Siti menjelaskan, buku yang tidak dimiliki  perpustakaan lain di antaranya Risalah Amendemen UUD NRI Tahun 1945 dari amandemen pertama hingga keempat.

Menurut Siti, buku tersebut sangat diperlukan orang yang mengambil studi ketatanegaraan. Perpustakaan MPR sekarang,  bukan perpustakaan biasa lagi,  selain memiliki berbagai bentuk buku, perpustakaan juga sudah dikelola  pustakawan madya dan muda.

Siti berharap kerja sama antara Perpustakaan MPR dan Uninus tidak hanya di atas kertas, melainkan  dalam berbagai kegiatan. Dia mengaku bangga bisa menjalin kerja sama dengan Uninus dan berharap kerja sama dapat berkelanjutan di hari-hari berikutnya.

Selain penandatanganan kerja sama  juga berlangsung seminar perpustakaan dengan tema Perspektif dan Kenyataan Profesi Pustakawan.

Pada kesempatan Siti mendorong civitas akademika Uninus aktif memberi masukan. “Kita berbagi informasi. Silahkan memberi masukan dan pendapat itu perlu bagi kami,” tuturnya.

Dikatakan, Perpustakaan MPR menjalin kerja sama dengan berbagai perpustakaan perguruan tinggi sebagai upaya meningkatkan literasi membaca di tengah masyarakat.

Tingkat literasi masyarakat lanjut Siti, belum menggembirakan, oleh karena itu melalui kerja sama dengan Perpustakaan MPR diharapkan literasi masyarakat dapat dibangkitkan kembali dengan meningkatkan gairah membaca.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Wakil Rektor I Uninus Endang Komara, Dekan Fikom Undang Sudarsana, Kepala Program Studi Ilmu Perpustakaan Rosiana Nurwa Indah, Pustakawan Madya MPR Yusniar, dan Pustakawan Muda MPR Satrya Yudha.

Wakil Rektor I Uninus Endang Komara menegaskan dari 78 negara yang diukur tingkat literasinya, Indonesia berada di peringkat 72. Artinya, posisi, tersebut Indonesia berada pada urutan ke-6 dari belakang. Kondisi tersebut antara lain karena masyarakat Indonesia belum memiliki kebiasaan membaca.

Dia mengaku kerap berkunjung ke negara maju yang tingkat literasi masyarakatnya sangat tinggi. “Di kereta maupun di bus, mereka menggunakan waktu untuk membaca,” kata Komara.

Oleh karena itu, ia berharap seminar perputakaan bermanfaat untuk mengembangkan dan meningkatkan Prodi Ilmu Perpustakaan Uninus. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts