Palembang, Sumselupdate.com — Sriwijaya FC mendukung program pemerintah perihal pemberhentian sementara kompetisi Liga 2 2020. Sebagaimana diketahui PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), selaku operator Liga 2 telah mengirim surat pemberitahuan bahwa kasta kedua liga sepak bola di tanah air ini ditangguhkan mulai 16-29 Maret nanti.
Itu semua dilakukan untuk mengantisipasi peredaran virus Corona. Pelatih Kepala Sriwijaya FC mendukung kebijakan pemerintah perihal pemberhentian kompetisi tersebut.
“Karena ini langkah kemanusiaan karena menyangkut masalah kesehatan. Mudah-mudahan virus corona segera ditemukan obatnya dan tidak menyebar di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Meski libur cukup lama Budiardjo memastikan tidak ada lagi uji coba. “Kalau ujicoba sepertinya tidak ada lagi,”terang dia.
Namun Budiardjo memastikan anak didiknya akan berlatih seperti biasa di Palembang. “Berlatih seperti biasa. Mungkin nanti pemain kita libur kan beberapa hari,” pungkas dia.
Laga Sriwijaya FC versus PSIM Makasar hujan kartu kuning pada laga perdana Grup Barat Liga 2 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (15/3/2020) sore.
Total tujuh kartu kuning keluar dari kantong wasit Rio Permana Putra asal Riau.Masing-masing empat kartu kuning didapat pemain Sriwijaya FC. Kemudian tiga kartu kuning jadi milik PSIM Yogyakarta.
Keempat pemain Laskar Wong Kito -julukan Sriwijaya FC- yang dapat kartu kuning perdatam bek kanan Denni Arwin pada menit 30. Kemudian Obet Choiri pada menit 51.Lalu Rahel Radiansyah pada menit 90+2 dan terakhir Fathur Ari Kusumawardani pada menit 90+3.
Sedangkan pemain PSIM yang terima kartu kuning pertama Slemat Budiono pada menit 58. Setelah Slamet giliran penjaga gawang Sandy Firmansyah pada menit 71. Terakhir Risman Maidullah pada menit 77.
Budiardjo Thalib pelatih kepala Sriwijaya FC, mengatakan, salah satu faktor pemain tidak bisa mengontrol emosi karena beban harus menang. “Karena ini laga perdana,”tandasnya.(tra)











