Palembang, Sumselupdate.com – Peristiwa terjunnya seorang pemuda bernama Ardiansyah (28), dari atas Jembatan Ampera Palembang, Minggu (30/10), sekitar pukul 14.00, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.
Bagi keluarga, Ardiansyah tak memiliki gelagat atau tanda-tanda hendak melakukan aksi bunuh diri.
Salah seorang keluarga korban, H Erman Teguh (61), mengatakan, saat kejadian Ardiansyah bersama ayahnya, Ujang Sani (64) yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) baru sudah berobat dan hendak pulang ke rumah menggunakan sepeda motor.
Dalam perjalanan tepatnya di atas Jembatan Ampera, mendadak korban meminta berhenti. Tanpa basa-basi, korban langsung turun dari sepeda motor dan lari ke kiri jembatan, lalu melompat ke Sungai Musi.
Hingga berita ini diturunkan sekitar pukul 17.00 sore, tubuh korban yang memakai kaos oblong bewarna hijau, jaket merah lengan putih, celana panjang kain dasar warna kuning, dan jam tangan sebelah kanan, serta gelang di tangan sebelah kiri, belum juga ditemukan.
Diduga korban Ardiansyah terbawa arus sungai Musi yang siang tersebut cukup deras. Mendapati hal tersebut, ayah korban langsung menghubungi anggota polisi. Tak lama berselang, tim identifikasi dari Mapolresta Palembang langsung datang ke lokasi kejadian.
Erman Teguh mengatakan, sebelum peristiwa tersebut, Ardiansyah bersama ayahnya Ujang Sani sempat berkunjung di kediamannya di kawasan Sungai Rebo, Kabupaten Banyuasin.
“Tiba-tiba saat terjebak macet di Ampera, dia turun, lalu melemparkan helm dan melompat,” kata dia.
Ditambahkannya, sepengetahuan ia, korban baru selesai menjalani rehabilitasi di Kota Bandung untuk mengobati kecanduannya menggunakan narkoba jenis shabu.
“Memang beberapa hari ini, menurut cerita ayahnya, dia terlihat murung dan menyendiri. Mungkin menyimpan beban ya,” ungkapnya.
KA SPKT Polresta Palembang Iptu Cek Mantri yang datang langsung ke lokasi kejadian usai menerima laporan mengatakan, sudah melakukan olah Tindak Kejadian Perkara (TKP) dan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan anggota KP 3 Polair Polda Sumsel.
“Anggota masih melakukan pencarian di lapangan, diduga jenazah korban terseret oleh arus,” tutupnya. (man)











