Sempat Letuskan Kecepek, Kawanan Begal Bacok Satu dari Lima Petani Karet Hingga Bersimbah Darah

Rabu, 28 Maret 2018
Wawan, korban keganasan kawanan begal dirawat intensif di RSUD PALI lantaran mengalami luka bacokan, Rabu (28/3/2018).

PALI, Sumselupdate.com Aksi perampokan sepeda motor kembali terjadi di Bumi Serepat Serasan. Kali ini yang menjadi korban keganasan kawanan begal adalah Wawan (30) warga Desa Muara Sungai, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.

Peristiwa perampokan berdarah tersebut terjadi pada Rabu (28/3), sekitar pukul 17.00 di Desa Jerambah Besi, Kecamatan Talang Ubi arah ke Dusun Kukui Desa Sungai Langan, Kecamatan Penukal.

Read More

Meski korban yang berprofesi sebagai petani karet upahan, saat itu bersama lima orang temannya dengan mengendarai tiga unit sepeda motor, tidak membuat nyali pelaku begal ciut.

Niwisir (62), warga Desa Persiapan Tanah Abang Timur yang merupakan saksi mata kejadian mengungkapkan dirinya bersama kelima orang temannya termasuk korban berniat untuk memperbaiki pondokan kebun milik majikannya pada Selasa (27/3).

Proses perbaikan tersebut dilakukan lantaran tujuh buah pondokan di kebun tersebut sudah dibakar orang tidak dikenal.

“Jam dua siang pegi kebun, rencana nak bikin pondokan karena pondokan yang lamo sudah dibakar. Nah, pas sudah selesai, sekitar jam lima sore balik dari kebun ke rumah, sekitar sekilo dari jalan poros Desa Jerambah Besi, datanglah empat pelaku dari semak-semak,” jelasnya.

Ditambahkannya, empat pelaku tersebut semuanya membawa senjata, dua orang menggunakan senjata api rakitan (senpira) laras pendek atau kecepek, satu orang menggunakan golok dan satu orang menggunakan kayu balok.

“Posisi korban di depan kami, pas kejadian korban langsung didatangi keempat pelaku dan langsung memberi tembakan peringatan agar korban menyerahkan sepeda motornya,” tambahnya.

Namun, korban Wawan tidak diam saja. Ia memberikan perlawanan dan langsung mencekik salah satu pelaku.

Namun, dari arah belakang Wawan dipukul bagian leher yang membuat dirinya sempoyongan. Kemudian pelaku satunya lagi menyerang dan membacok korban dengan golok yang dibawa.

“Ketika diserang pakek golok, Wawan menangkis dengan tangan kiri, terus pas nak dibacok ke arah perut, korban jugo nangkis dengan kaki kirinya,” tambahnya.

Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian jari tangan kiri serta kaki kirinya.

“Setelah itu, keempat pelaku meletuske tembakan keduo, sudah itu mereka kabur, karena kami sudah datang. Dak galak kami Wawan ado ado-apo, kami langsung bawa Wawan ke RSUD PALI karena Wawan sudah kehilangan banyak darah,” tukasnya seraya mengatakan bahwa sudah satu minggu terakhir terjadi begal di wilayah tersebut.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. Serta korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD PALI.  (adj)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts