Selesai Diyudisium Mahasiswa AKMI Justru Bingung, Kenapa Ya?

Kamis, 26 Mei 2016
Direktur AKMI Baturaja, Naproni ST, MKom, saat mengalungkan gardon ke mahasiswa.

Baturaja, Sumselupdate.com – Senyum sumringah terpancar dari raut wajah para mahasiswa Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AKMI) Baturaja, saat diyudisium, Kamis (26/5) pagi di Gedung Kesenian Baturaja.

“Senang tapi juga bingung, Kenapa? Karena mau kerja di mana nanti, apalagi cari kerja susah,” kata Wati, salah satu mahasiswa Jurusan MI.

Hal senada disampaikan Asep, dirinya lebih menyikapi bahwa ini merupakan langkah awal dan siap menentukan jalan selanjutnya.

“Semakin sempitnya lapangan kerja dan dituntut kreatif menghadapi itu, jadi lebih kritis dan jujur mungkin itu bisa bantu,” ucapnya.

Direktur AMIK AKMI, Naproni, ST, MKom dalam arahannya mengatakan, sangat bangga dan terpukau dengan penampilan para yudisium. Itu artinya, kata dia, para alumni sudah saatnya harus mandiri dan mulai melepaskan bertahap.

“Berusaha keras semaksimal mungkin untuk menjadi pribadi mandiri,” pesan Naproni.

Lebih jauh dikatakannya, apa pun statusnya yang didapat hari ini baik yang memuaskan atau sangat memuaskan, jangan berkecil hati dan terlalu berbangga hati.

Sebab kata dia, keberhasilan tidak ditentukan oleh status, tapi pribadi yang ulet, tekun, dan jujur serta disiplin sehingga bisa bersaing.

“Ke depan harus tinggalkan pribadi mengulur waktu selalu mencari alasan. Ini jangan Anda lakukan. Ketika itu dilakukan, Anda akan kalah,”tegasnya.

Diketahui sesuai keputusan Direktur Akmi Baturaja, Naproni, sebanyak 378 mahasiswa AMIK AKMI Baturaja berhak mengikuti yudisium dan mendapat gelar Ahli Madia (Amd). Para lulusan ini terdiri dari Jurusan Manajemen Informatika (MI) sebanyak 234 orang dan Teknologi Informasi (TI) 144 mahasiswa. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts