Selain AS, Inggris Juga Larang Penumpang Bawa Laptop ke Kabin

Rabu, 22 Maret 2017
Ilustrasi Pesawat

London, Sumselupdate.com – Amerika Serikat melarang penumpang pesawat rute tertentu membawa laptop dan benda elektronik lebih besar dari handphone ke dalam kabin. Rupanya, Inggris pun menerapkan aturan yang sama.

Dilansir BBC, Rabu (22/3/2017), Inggris dan AS melakukan hal tersebut terkait upaya pencegahan terorisme. Ditegaskan bahwa telepon genggam (handphone) masih boleh dibawa.

Larangan Inggris dan AS serupa tapi tak sama. Perbedaan aturannya terletak pada penerbangan-penerbangan mana saja yang dilarang.

Perangkat elektronik berukuran besar masih boleh dibawa namun diletakkan di bagasi. Menteri Transportasi Kanada Marc Garneau menyatakan negaranya juga tengah mempertimbangkan menerapkan aturan yang sama.

Sebelumnya, dikutip dari Reuters, Selasa (21/3), sumber dari pemerintahan AS menyebut, aturan baru ini hanya akan berlaku untuk sekitar 8-10 maskapai penerbangan asing. Sumber pemerintahan AS lainnya mengkonfirmasi laporan Associated Press yang menyebut larangan ini berdampak pada 10 bandara di 8 negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Ditegaskan pejabat AS itu, tidak ada satupun maskapai Amerika yang akan terkena dampak aturan baru ini.

Secara terpisah, seorang pejabat AS yang dikutip CNN menyebut larangan elektronik untuk maskapai tertentu itu berkaitan dengan kelompok militan Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) dan sejumlah informasi yang didapat dari penggerebekan militer AS di Yaman. (adm3)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts