Palembang, sumselupdate.com – Keinginan manajemen Sriwijaya FC untuk menggunakan jasa Hilton Moreira pada kompetisi Liga 2 menemui jalan terjal. Bahkan, penyerang asal Brasil itu dikatakan nyaris mustahil dapat membela Laskar Wong Kito.
“Hilton kirim pesan whatsapp ke saya bahwa ada kabar buruk dalam proses naturalisasinya. Dia bilang proses WNI-nya bisa memakan waktu yang lama,” ujar Wakil Ketua Tim SAR penyelematan Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin, (Rabu 20/3)
Menurut Hendri, dari percakapannya dengan Hilton diketahui jika dalam proses naturalisasi dia dibantu oleh seseorang. Namun karena tidak dapat memberikan jaminan proses yang singkat, Hilton dengan terpaksa membatalkan kesepakatan itu.
Apalagi, kick off kompetisi Liga 2 akan segera dilakukan pada Juni 2019. Hilton pun mengaku tidak ingin menunggu lama. Dia saat ini tengah membuka diri terhadap tim yang bersedia menjadi sponsornya agar proses naturalisasi bisa segera rampung.
Mengenai kesempatan membela Sriwijaya FC yang kian tertutup, bomber berusia 38 tahun itu juga menyampaikan permohonan maafnya. Karena meski hanya tampil di Liga 2, Hilton tetap berhasrat agar dapat membela tim asal Sumatera Selatan itu.
“Dia (Hilton) menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa membela Sriwijaya FC. Bukan karena dia tidak mau tapi karena memang terkendala proses naturalisasi,” ujar Hendri.
Hilton sendiri bukan nama asing bagi publik Sumatera Selatan. Dibawah besutan pelatih Kas Hartadi, Hilton merupakan salah satu aktor penting Elang Andalas meraih trofi Indonesia Super League 2011-2012.
Sempat hengkang ke beberapa klub Hilton kembali berserang Sriwijaya FC di tahun 2016 hingga 2017. Meski sudah tidak lagi muda, dia tetap mampu berkontribusi terhadap pencapaian tim.
Terakhir Hilton membela Persipura Jayapura pada musim 2018. Dengan statusnya sebagai pemain asing, Hilton dipastikan tidak dapat membela Sriwijaya FC yang tampil di Liga 2, sekaligus bernostalgia dengan pelatih Kas Hartadi. (tra)











