Ratusan Warga Muratara Ikut Tes Indikasi Penyakit Malaria

Kepala Dinkes Muratara Hj Gusti Rohmani

Muratara, Sumselupdate.com – Ratusan warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Karang Jayang, Kabupaten Muratara mengikuti tes darah indikasi penyakit malaria. Namun dari hasil tes tersebut 300 warga yang negatif, sedangkan untuk 200-nya sedang dilihat hasilnya melalui uji laboratorium.

Kepala Dinkes Muratara Hj Gusti Rohmani mengatakan, tes ini dilakukan mengingat sekarang cuaca yang tak menentu, jadi tidak menutup kemungkinan warga terindikasi penyakit malaria.

Maka dari itu pihaknya langsung terjun ke lapangan dengan sistem jemput bola melakukan pengetesan dari secara langsung.

Menurutnya antusias warga sangat tinggi dan bahkan warga senang dengan adanya upaya pihak pemerintah melakukan pemeriksaan secara langsung, sebab selama ini belum pernah dilakukan dengan sistem jemput bola seperti ini.

“Untuk jumlah peserta ada 500 warga, namun 300 hasil tesnya negatif, sedangkan 200-nya lagi belum diketahui hasilnya. Karena sedang dilakukan pengetesan di laboratorium, sebab di alat tidak terdeteksi, “jelasnya.

Menurut dia, kegiatan ini adalah program pihak provinsi, namun pihaknya hanya melaksanakan saja dan alhamdulilah disambut oleh masyarakat dengan baik, bahkan minat masyarakat sangat tinggi untuk mengikuti tes dari karena peserta yang ditargetkan 500 orang. Akan tetapi peserta yang mendaftar melebihi dari target.

Alhamdulilah sekali, meskipun ini pertama kali. Namun antusias masyarakat sangat tinggi, sebab yang mendaftar melebihi target,” jelas Gusti.

‎Kenapa memilih Desa Tanjung Agung? Gusti menjelaskan bahwa desa tersebut jangkauan pelayanan kesehatan jauh dari puskesmas, jadi yang ditakutkan masyarakat tersebut terindikasi malaria. Jadi dengan melalui tes ini tujuannya untuk mendeteksi penyebaran penyakit malaria.

“Ya karena desa itu jauh dari pusat pelayanan kesehatan dan ditakutkan adanya yang terindikasi penyakit malaria,” tuturnya.

Ditambahkannya, jika nanti ada yang positif penyakit malaria pihaknya langsung memberikan penindakan medis dengan memberikan obat yang sudah disediakan.

“Ya jika ada yang hasil tesnya positif langsung diberikan tindakkan medis dan untuk kedepan akan melakukan pengecekkan penyakit lain,” pungkas Gusti. (ain)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.