Palembang, Sumselupdate.com – Sebanyak 1.126.087 lembar surat suara Pemilu 2019 yang masih dalam kemasan sudah tersusun dan disimpan di Aula Demokrasi Lantai 3 Kantor KPU Palembang.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang H Eftiyani SH mengakui punya strategi dalam pengerjaan tahapan hingga pendistribusian surat suara dan kotak suara dengan keterbatasan tempat penyimpanan saat ini.
“Itu sudah masuk semua di kantor KPU. Hari Rabu ini akan diserahkan kepada pihak ketiga untuk dilakukan pelipatan. Harapan kita mintakan bisa sampai 300-an orang untuk melakukan pelipatan surat suara ini. Target kita 2 April itu sudah tuntas. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik, tertib sesuai per TPS,” kata Eftiyani.
Mengingat lokasi khusus penyimpanan barang-barang kebutuhan untuk Pileg dan Pilpres 2019 ini terbatas, maka KPU Kota Palembang mensiasatinya.
“Karena lokasi penyimpanan terbatas, maka pendistribusian surat suara Capres itu akan dikirimkan belakangan, terakhir digabungkan dengan alat kelengkapan TPS lainnya. Kita awali pengiriman itu surat suara DPR RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota Palembang. Selesai pelipatan, packing, langsung kirim untuk menghemat tempat,” kata Eftiyani.
Untuk petugas pelipatan surat suara ini menurutnya akan dilakukan SOP penjagaan secara ketat. “Mereka yang ditugaskan itu harus ngumpulkan KTPnya waktu datang. Pulang juga diperiksa oleh petugas kepolisian dan Bawaslu,” jelasnya.
Sementara itu, Komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM DR Yetty Oktarina juga mengakui tidak memiliki ruang representatif untuk melakukan penyimpanan surat suara maupun kotak suara.
“Bilik suara banyak belum dirakit karena tidak ada ruang representatif untuk penyimpanan. Tadinya mau diletakkan di gedung Jakabaring. Tapi kan mau sewa, sedangkan kita tidak punya biaya. Makanya bilik suara dari 24 ribuan yang dibutuhkan, baru 2 ribuan yang dirakit dan sudah disusun di Kantor KPU ini. Karena susah, mau ditempatkan dimana,” terang wanita kelahiran Palembang, 7 Oktober 1976 ini.
Ia juga mengakui untuk surat suara dari percetakan sudah disusun di Aula Demokrasi lantai 3. “Tempat penyimpanan inu juga kecil. Kemasannya belum kita buka. Proses pelipatannya nanti di Aula Kecamatan IT 1 akan diawasi sesuai SOP (Standar Operasional Prosedure). Harus discan, KTP petugas pelipatan harus ditinggal, tidak boleh membawa handphone,” terangnya.
Untuk pendistribusian surat suara yang sudah dilipat ini nanti sudah barang tentu minimal H-1 pencoblosan sudah harus siap berada di TPS.
“DPT kita di Palembang ini termasuk paling banyak. Memang inginnya tadi bisa dilakukan 300-an petugas. Namun hasil Rakor kita akan libatkan 145 orang petugas untuk pelipatan ini. H-7 harus sudah ready. 16 April sudah ada di TPS,” kata Yetty. (Mor)











