Palembang, Sumselupdate.com – Hasil visum yang dilakukan terhadap jasad Putra Febrianto (14). Tim foreksik menyebut siswa SMP di Banyuasin tersebut meninggal karena sakit. Sebab tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.
Dokter Instalasi Pemulasaran Jenazah RSMH Palembang dr Baringin Sitanggang mengatakan, hasil visum tersebut menunjukkan tak satu pun terdapat luka akibat benda tajam dan tumpul di tubuh korban.
“Sedangkan memar dan bintik-bintik hal biasa ditemukan di tubuh manusia setelah meninggal dunia. Penyebab kematiannya murni karena sakit,” jelas dia, Rabu (23/3).
Memang, sambungnya, kasus kematian korban seperti ini bisa mudah terungkap dengan otopsi. Sayangnya, pihak keluarga enggan melakukannya dan memilih mengambil korban untuk dimakamkan.
“Memang harusnya diotopsi, kalo visum cuma dilihat dari fisik luar saja,” singkatnya. (man)











