Puan Maharani Komitmen Perjuangkan Cuti Melahirkan 6 Bulan

Jumat, 24 Juni 2022
Ketua DPR RI Puan Maharani.

Jakarta, Sumselupdate.com – Komitmen Ketua DPR RI Puan Maharani mengawal frasa cuti melahirkan 6 bulan dalam rancangan undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) menjadi perhatian publik.

Puan berharap klausul cuti di dalam RUU ini nanti dapat memaksimalkan tumbuh kembang anak pasca lahir, sehingga permasalahan seperti stunting (gizi kronis) dapat dihindari.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina menilai usulan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap perempuan di Indonesia.

Terutama, dalam rangka memberi kesempatan para ibu untuk mendidik dan merawat bayi secara maksimal.

“Sangat menghargai atas apresiasi untuk perempuan melahirkan diberikan kesempatan untuk bisa mendidik, merawat dan memberikan asi ekslusif untuk waktu cuti selama 6 bulan,” kata Arzetti kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/6/2022).

Dia berharap, jangka waktu 6 bulan dapat mencetak generasi masa depan dengan tumbuh kembang yang baik.

“Generasi ke depan adalah generasi emas di mana di awal tumbuh kembangnya pemerintah sudah¬† memberikan keleluasaan¬† merawat,” kata politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Bila tumbuh kembang dan gizi dapat terpenuhi dengan baik, Arzeti menyakini, permasalahan stunting di Indonesia  lambat laun akan berkurang.

“Sangat yakin jika permasalahan yang terjadi terhadap anak anak kita kemarin kemarin karena kurang waktu bagi ibunya memberikan hal terbaik,” tuturnya.

Sehingga, ke depan lanjut dia, dengan regulasi yang sudah pemerintah lakukan untuk menghadirkan generasi baik, segera dirasakan untuk masa depan.

Seperti diberitakan, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan mendorong RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) rampung tahun ini. RUU KIA sudah masuk dalam prolegnas prioritas Tahun 2022.

RUU KIA menitikberatkan pada masa pertumbuhan emas anak atau golden age yang merupakan periode krusial tumbuh kembang anak yang kerap dikaitkan dengan 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) sebagai penentu masa depan anak. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.