Provinsi Lumbung Pangan Terbesar, Sumsel Turun Keperingkat Enam

Rabu, 19 Desember 2018
HKTI Sumsel saat melakukan audiensi bersama Gubernur Herman Deru.

Palembang, Sumselupdate.com – Provinsi Sumatera Selatan diketahui merupakan salah satu daerah lumbung pangan terbesar yang ada di Indonesia. Sayangnya, saat ini Sumsel turun keperingkat enam sebagai provinsi lumbung pangan terbesar dibanding provinsi lainnya.

Ketua Badan Pengawas Organisasi (BPO) HKTI Sumsel, Iskandar Syamwel mengatakan, sesuai AD dan ART-nya HKTI sedapat mungkin akan menjalankan fungsinya membina petani dan menghubungkannya dengan pemerintah.

Read More

Tak hanya itu, HKTI juga berkomitmen mendukung penuh target kepemimpinan HDMY yang ingin mengembalikan Sumsel sebagai daerah Lumbung Pangan Nasional.

“Sekarang ini Sumsel turun jadi 6 besar daerah dengan lumbung pangan terbesar. Targetnya harus naik kalau bisa jadi nomor satu. Kita akan berupaya meningkatkan kerjasama dengan pemerintah agar target ini secepatnya tercapai,” jelasnya, Rabu (19/12/2018).

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan, kendala pada sektor pertanian yang sebenarnya bukan pada kecukupan alat pertanian atau bibit dan irigasi, melainkan semangat petani itu sendiri. Karena itu HD mengaku bangga karena masih ada segelintir orang yang perhatian, mau berkecimpung dan mengurus organisasi ini.

“Kalau soal itu mudah sudah ada teknologinya semua. Nah yang perlu dijaga sekarang itu adalah semangat petani ini. Kalau semangat ini tidak ada, ini tidak akan jalan. Ini tugas HKTI juga,” ujarnya.

Keseriusan HD pada sektor pertanian bukan ditunjukannya saat menjadi gubernur saja tapi sejak ia bupati. Dari sektor ini pula ia pernah diganjar 7 kali penghargaan karena berhasil ikut melakukan peningkatan produksi beras nasional.

“Jadi kembali lagi ke bakat. Kalau saya memang bawaan lahir dengan pertanian. Waktu jadi Bupati saya berhasil menggenjot produksi beras dari 200.000 ton menjadi 700.000 ton,” paparnya.

Demikian tahun 2019 ini, HD mengajak HKTI merealisasikan target perluasan tanam padi sebanyak 200.000 hektar di Sumsel. HKTI diminta terlibat mengaktifkan kembali sawah rawa dimana Sumsel telah ditunjuk menjadi pilot project di Indonesia bersama Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Upaya ini diharapkan mempercepat target Sumsel mengembalikan kejayaan Sumsel sebagai daerah Lumbung Pangan Nasional,” harapnya. (pra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts