PALI, Sumselupdate.com – Meski sudah jelas peraturan serta sanki bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat politik praktis, namun sepertinya peraturan tersebut seolah diabaikan pria satu ini.
Bahmir Rasid (55), pria yang mengaku PNS di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) terbukti ikut mendukung salah satu pasangan calon Gubernur Sumatera Selatan periode 2018 – 2023.
Hal itu terlihat dari pantauan Sumselupdate.com, ketika calon gubernur nomor urut satu H. Herman Deru mengunjungi Kecamatan Talang Ubi, abupaten PALI, Selasa (20/3).
Selain mendatangi posko pemenangan di seputaran Bhayangkara Ujung, Herman Deru beserta rombongan langsung bersilahturahmi ke kediaman H. Iskandar yang terletak di Tebing Atmojo, Kecamatan Talang Ubi.
Kedatangan Herman Deru di rumah Iskandar juga telah ditunggu puluhan tokoh masyarakat di Pendopo, kecamatan Talang Ubi, salah satunya Bahmir Rasid yang sempat memberikan sambutan mewakili tuan rumah dan puluhan tokoh masyarakat.
Salah satu isi sambutannya yaitu mengajak masyarakat Kecamatan Talang Ubi dan Kabupaten PALI untuk memilih paslon Gubernur Herman Deru – Mawardi Yahya. Namun sayang, saat dibincangi sejumlah media dirinya membantah bahwa hal yang dilakukannya termasuk kampanye.
“Yang namanya kampanye kan di posko atau di tempat terbuka dan di tempat umum. Kalau saya hanya menghadiri undangan dari keponakan saya Iskandar, makan siang bersama. Kebetulan ada Herman Deru dan saya mewakili sambutan tuan rumah, apakah itu salah? Saya hanya door to door,” ungkapnya kemarin.
Dirinya juga mengaku pernah menjadi Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sumatera Selatan 2012-2015. “Namun, akibat korban politik saya dipindahkan menjadi staf di kementerian. Di non job kan sampai sekarang,” ucapnya. (adj)











