Laporan: Endang Saputra
Muaraenim, Sumselupdate.com – Guna meningkatkan pemahaman dan kinerja ASN beserta perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim dalam hal pengelolaan komunikasi dan informasi, digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), di ruang Rapat Pangripta Nusantara Bappeda Muaraenim, Rabu (15/09/2021).
Acara dibuka langsung Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Muaraenim, Emran Tabrani, didampingi Kadis Kominfo Ardian Arifanardi, Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan Muhammad Fathony, dan Amrullah dari Diskominfo Provinsi Sumatera Selatan sebagai narasumbernya.
Diterangkan PJ Sekda, PPID ini sangatlah penting dan erat kaitannya dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara.
“Diketahui, informasi Publik adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan atau diterima oleh suatu Badan Publik yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara atau penyelenggara dan penyelenggaraan Badan Publik lainnya sesuai dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik,” ungkapnya.
Pj Sekda Muaraenim dalam sambutannya, mengimbau kepada para peserta, agar dapat memanfaatkan secara optimal apa yang telah diperoleh untuk mengklasifikasikan informasi publik yang ada di unit kerja masing-masing, dan kupas tuntas bila perlu bertanya mana informasi yang boleh untuk dipublikasikan, dan mana yang dijadikan pengecualiaan karena ada beberapa informasi yang bersifat rahasia.
“Saya minta kepada Diskominfo untuk menjadikan Camat dan Kepala Desa sebagai Pejabat Penghubung di PPID Kabupaten Muaraenim, karena kebanyakan laporan yang diterima berasal dari tingkat desa, sehingga dengan adanya Pejabat Penghubung disetiap Desa, maka laporan yang diterima dapat ditanggapi dengan cepat,” pungnkasnya.
Turut hadir dalam Bimtek tersebut para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab. Muaraenim serta 25 orang peserta hadir secara langsung dan 300 orang secara virtual. (**)











