Pisau Budaya Khas PALI Karya Ujang Faizal Go Internasional

Ujang menunjukkan hasil karyanya.

PALI, Sumselupdate.com – Meski proses pembuatannya masih terbilang sederhana dan dilakukan secara manual, tetapi siapa sangka produk hasil karya Ujang Faizal, pandai besi asal Talang Subur, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI bisa diterima pasar internasional.

Salahsatu negara yang saat ini melirik karya Ujang adalah Singapura. Karena, karya Ujang dianggap memiliki nilai seni tinggi dan punya motif yang khas. Terlebih hasil karya Ujang digandeng Yayasan Al-Musyarofah binaan Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony serta Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field yang membantu peralatan serta pemasaran hingga bisa Go Internasional.

Bacaan Lainnya

“Selama ini kami hanya produksi untuk kebutuhan pertanian saja, seperti parang, golok atau cangkul. Namun, setelah KNPI PALI didampingi Wabup memberangkatkan kami pelatihan ke Bandung, produksi kami bisa bervariasi, dan membukakan wawasan kami untuk membuat karya berbahan dasar besi menjadi bernilai dan mempunyai seni,” ungkap Ujang, Rabu (9/1/2019).

Kemudian, setelah memproduksi berbagai senjata tajam yang dilapisi ukiran, diakui Ujang, bahwa DPD KNPI PALI dan Wabup PALI menyarankan untuk dibuatkan kemasan agar hasil karyanya lebih menarik. “Dari situ lah, mungkin karya kami yang telah dikemas dipromosikan dan sebagian informasinya dibuat cindera mata sehingga pesanan semakin meningkat, bahkan ada yang dari Singapura memesan banyak untuk dijual di pasar negara itu,” katanya.

Namun, untuk memenuhi pesanan banyak, Ujang mengalami kendala peralatan yang masih manual. “Untuk memenuhi pesanan lokal saja kami kewalahan ditambah lagi untuk ke Singapura. Tapi kalau ada bantuan peralatan yang lebih canggih, mudah-mudahan, pesanan dengan partai banyak bisa kami penuhi. Untuk prosedur ekspor, kami serahkan ke Yayasan Al-Musyarofah serta pihak Pertamina, kami hanya membuat saja,” terangnya.

Terpisah, Yogi Bonovinto, CSR Staff PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field menyatakan bahwa pihaknya bakal mensupport usaha Ujang. “Petamina melihat potensi karya seni Ujang yang cukup baik dan indah, karya Ujang kita sebut pisau budaya, karena dia bikin pisau ada motifnya. Kita akan kembangkan untuk cenderamata khas PALI,” ujar Yogi. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.