Pimpin IPSI Sumsel, Ini Program Edy Santana Putra

Minggu, 30 Januari 2022
Edy Santana Putra (ESP) terpilih sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2022-2024 melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) IPSI ke-12 di Hotel The Zuri Palembang, Minggu (30/1/2022).

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Edy Santana Putra (ESP) terpilih sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2022-2024 melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) IPSI ke-12 di Hotel The Zuri Palembang, Minggu (30/1/2022).

Read More

Usai dipercaya menahkodai IPSI Sumsel, politisi Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai anggota Komisi V DPR-RI ini memiliki berbagai program.

Salah satunya dalam waktu dekat membentuk kepengurusan IPSI Sumsel.

“Dari hasil musyawarah saya ditunjuk untuk menjadi Ketua IPSI Sumsel sekaligus menjadi ketua formatur bersama empat formatur dari tiga zona lain untuk membuat kepengurusan yang baru,” ungkapnya.

Politisi Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai anggota Komisi V DPR-RI ini mengatakan, melalui IPSI program lainnya menargetkan pencak silat masuk dalam cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di Olimpiade.

Tak hanya itu, ESP mengaku dalam waktu dekat akan melakukan rapat kerja wilayah guna menyusun program dan berlanjut menggelar Musda di setiap kabupaten kota se-Sumsel.

Dalam kepemimpinannya, ESP menegaskan akan berencana melakukan roadmap pertandingan circuit pencak silat di setiap kabupaten kota se-Sumsel.

Selain itu, sosok mantan Walikota Palembang periode 2003-2013 ini juga berencana membuatkan padepokan khusus untuk kepengurusan IPSI Sumsel.

“Yang jelas kami ingin prestasi pencak silat Sumsel, menjadi lebih baik, target kita ingin emas di setiap ajang baik nasional maupun internasional. Kita juga akan adakan kegiatan circuit setiap kabupaten kota se-Sumsel,” tambahnya.

Setelah mendapatkan bibit atlet pencak silat yang potensial, ESP berencana menghadirkan pelatih ulung untuk menggembleng bakat atlet perwakilan Sumsel.

“Nanti akan kita hadirkan pelatih-pelatih hebat di Indonesia, selain itu kita akan mengadakan pelatihan wasit yang berstandar internasional,” katanya.

Dari catatan, IPSI Sumsel hanya menyumbangkan satu medali emas dan tiga medali perunggu pada perhelatan PON Papua.

Menurut ESP, catatan prestasi ini, berpotensi besar menggaungkan pencak silat diperlombakan pada ajang internasional.

“Tentu kita ingin atlet berprestasi kita berlaga di ajang internasional, dengan semangat IPSI kita semua mudah- mudahan pencak silat menjadi cabor di olimpiade,” ungkapnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts