Palembang, Sumselupdate.com — Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 7 Kabupaten se Sumsel, kader partai Gerindra hanya mengusung satu calon yakni dari Kabupaten Musi Rawas (Mura) Suwarti yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati bersama Hendra Gunawan.
Sedangkan untuk 6 Kabupaten lain yaitu Ogan Ilir (OI), Musi Rawas Utara (Muratara), Penukal Abab lematang Ilir (PALI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur dan OKU Selatan, dipastikan tidak ada kader Gerindra yang jadi peserta Pillkada, melainkan mengusung atau mendukung para petahana yang ada.
“SK dari Gerindra bukan surat tugas melainkan SK resmi DPP, dan hingga saat ini tinggal tiga Kabupaten yang belum keluar, yaitu Mura, OKU dan PALI,” ujar Ketua DPD Gerindra Sumsel Kartika Sandra Desi, Rabu (17/6).
Menurut Cici sapaan akrab Kartika, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, telah mengeluarkan 4 SK rekomendasi bagi balon pasangan Kepala Daerah (Bapaslonkada) dari 7 Kabupaten se Sumsel yang menggelar Pilkada serentak 2020.
Kempat Kabupaten tersebut yaitu Ogan Ilir (OI) AW Noviandi- Ardani, OKU Timur Lanosin Hamzah- Yudha, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo- Soemarjono, dan Musi Rawas Utara (Muratara) Syarif Hidayat- Suryan Sofyan.
Ditambahkan Kartika yang saat ini duduk sebagai wakil ketua DPRD Sumsel, pihaknya baru menyerahkan karena menjalankan instruksi partai untuk tidak melakukan perkumpulan massa ditengah massa pandemi Covid-19 saat ini.
“Ada penundaan penyerahan selama ini, gara- gara covid-19, sehingga kita menunggu kepastian juga dari pemerintah soal pastinya pilkada dilaksanakan. Karena sekarang sudah pasti makanya dijalankan lagi,” terangnya.
Diterangkan Cici untuk 3 Kabupaten lainnya saat ini sedang dalam proses oleh DPP, tinggal menunggu SK resminya.
“Kita (DPD) sudah mengusulkan masing- masing satu nama ke DPP dan on the progres tinggal dikeluarkan SK saja,”tandasnya.
Dimana di OKU ada nama Kuryana Azis yang diusulkan, OKU Selatan Popo Ali- Sholehien Abuasir, dan Musi Rawas Hendra Gunawan- Suwarti.
Dilanjutkan Cici, sebenarnya di OKU (ketua DPC Gerindra Mardjito Bahri) terdapat kader potensial Gerindra untuk dimajukan, namun nyatanya cenderung masih ingin fokus di DPRD masing- masing.
“Untuk OKU, kita berharap balon Wabup Kuryana dari kader kita, tapi kita belum tahu nanti pasangan dengan siapa Kuryana, sedangkan Mardjito saat ditanya belum berani dan masih ingin konsentrasi ke DPRD dulu. Mengingat Pilkada dilaksanakan habis pileg, sehingga ingin memantapkan fungsi dan tugas dulu sebagai wakil rakyat,” jelasnya.
Dilanjutkan Cici, pihaknya menargetkan dalam Pilkada 7 Kabupaten se Sumsel nanti, untuk semua dimenangkan, dengan segala upaya mendukung maupun mensosialisasikan apa yang telah direkomendasikan, dan wajib bagi kader untuk melaksanakannya.
“Kader- kader sudah disampaikan secara lisan dan tertulis, mengingat saat ini sedang pademi virus Corona, maka dalam mensosialisasikan kandidat yang direkomendasikan melalui medsos (media sosial) atau secara online. Kalau ada yang membelot, akan ada sanksi dari partai pastinya,” tukas Cici.
Sementara, ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumsel, A Toha menyatakan jika semua usulan dari DPD PKS Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 di Sumsel, telah diserahkan ke DPP PKS.
“Dua Kabupaten, SK dari Presiden PKS telah diserahkan kepada balonkada di DPP PKS, yaitu untuk Kabupaten OKUT dan OKU,” terangnya.
Dimana untuk Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati OKU Timur periode 2021-2025, diberikan kepada Lanosin Hamzah (Enos) dan Adi Nugraha Purna Yudha, yang SKnya diserahkan pada 25 Februari 2020 lalu.
Sedangkan untuk OKU dukungan PKS diberikan kepada Kuryana Azis, diperoleh setelah Kuryana Azis menerima langsung SK dukungan sebagai calon Bupati OKU dari PKS pada 9 Maret 2020 lalu.
“Kalau untuk lima Kabupaten yang lain, belum diserahkan, karena kemarin terhalang wabah covid 19, sekarang suasana sudah new normal, insya Allah segera akan diserahkan. Soal nama- namanya, tunggu nanti saja dari DPP PKS yang mengumumkan,” pungkasnya.(tra)











