Laporan: Mutakim Alparzi
Tebingb Tinggi, sumselupdate.com – Harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit di Kabupaten Empat Lawang kembali menyentuh titik rendah, ada di angka Rp800 per kilogram.
Petani dan pemilik kebun sawit pun kecewa sebab memang harga sawit dalam beberapa hari belakangan ini cenderung turun.
Terpantau ada sebagian warga memilih untuk tidak memanen sawitnya terlebih dahulu, sebab harga TBS Sawit di tingkat pengepul dinilai rendah.
“Solusinya tahan dulu karena harga sawit di Empat Lawang ini anjlok sampai Rp800 per kilogramnya,” kata Hasan seorang pemilik kebun sawit.
Tidak hanya sampai disitu menurutnya kesulitan sebagai petani sawit semakin terasa saatbini sebab harga pupuk dan pestisida juga masih sangat tinggi.
“Itu juga faktor yang membuat kami berat untuk memanen sawit,” keluhnya.
Andri pemilik kebun sawit lainnya mengaku dirinya merasa sulit dengan harga sawit yang anjlok hingga Rp800 per kilogram.
“Kemarin sempat turun ke Rp900 sekarang turun lagi 800 anjlok terus harga pupuk juga melambung,” ujarnya.
Menurutnya kisaran harga tersebut membuat ia belum bisa menutupi biaya operasional dan pembelian pupuk.
“Harga pestisida melambung, racun rumput melambung, bisa dibilang semua bahan untuk operasional kita melambung,” tutupnya. (**)











