Martapura, Sumselupdate.com – Sejumlah petani jagung di Desa Tanjung Kemala Barat, Kecamatan Martapura dan sekitarnya dipusingkan dengan serangan hama ulat pada tanaman jagung mereka.
Puluhan hektar tanaman jagung berusia satu bulan dipastikan gagal panen setelah serangan ulat di seluruh batang jagung mereka memakan batang dan daun jagung milik mereka.
Menurut Jamil, salah seorang petani jagung mengatakan, hampir seluruh tanaman jagung miliknya seluas 21 hektar dan milik petani lainnya diserang hama ulat sejak dua minggu terakhir.
“Tanaman jagung yang diserang ulat ini berusia satu bulan lebih. Seluruh tanaman jagung yang ada dipenuhi ulat mulai dari batang sampai daunnya. Setiap batang jagung lebih dari dua puluh ulat menyerang. Bahkan ulat yang ada sampai bertelur dan beranak di batang jagung,” ujarnya.
Dirinya sendiri diakui Jamil bukan tidak berusaha untuk membasmi hama ulat tersebut. Hampir seluruh obat dan racun serangga sudah diberikan mulai dari disemprot sampai di tabur di batang jagung.
“Saya sampai mengeluarkan biaya sampai Rp5 juta lebih khusus untuk membeli obat membasmi ulat ini. Itu pun belum termasuk upahnya. Bahkan ada yang menyarankan menyemprot obat di malam hari pun sudah dilakukan. Namun tetap saja hasilnya nihil. Justru serangan ulat semakin parah,” keluhnya.
Karena sudah tidak memiliki harapan lagi dalam membasmi hama ulat tersebut, diakui Jamil dipastikan 21 hektar tanaman Jagung miliknya gagal panen.
“Padahal bibit yang digunakan merupakan bibit unggul yang terbaik. Begitu juga dengan pupuk selalu rutin dilakukan. Sekarang walaupun batang jagung ini masih hidup, pasti tidak akan menghasilkan buah. Karena batangnya saja sudah kerdil dan habis digerogoti ulat,” ucapnya pasrah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian OKU Timur H Sujarwanto SP ketika hendak dikonfirmasi tidak berada di tempat dan kantornya sudah kosong, tidak ada staf satu pun, namun pintu Kantor Dinas Pertanian ternganga lebar.
Pada saat dihubungi melalui pesan WA tidak dibalas meski pesan telah terkirim dan dibaca oleh yang bersangkutan. (mat)











