Penurunan Angka Kemiskinan di Sumsel Masih Stagnan

Ilustrasi

Palembang, Sumselupdate.com -Dari perhitungan statistik angka kemiskinan di Sumsel menurun sedikit, namun secara analisa penurunan kemiskinan di Bumi Sriwijaya ini masih stagnan yang mana belum ada perubahan secara signifikan.

Kepala Bidang Sosil Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Timbul Parulian Silitonga menjelaskan, perhitungan statistik angka kemiskinan di Sumsel mengalami penurunan year on year (Maret 2017 ke Maret 2018) sebesar 0,39 persen atau sebesar 12,80 persen per Maret 2018 dari 13,19 persen per Maret 2017.

Bacaan Lainnya

“Sulitnya penurunan angka kemiskinan secara signifikan, dikarenakan penduduk yang berada di garis kemiskinan sulit keluar dari garis tersebut,” ujarnya, Kamis (27/12/2017).

Menurutnya, dari pendataan yang ada di pihaknya, biasanya hingga 5 tahun tidak ada perubahan yang berarti dari angka kemiskinan, dalam artian mereka yang tercatat berada di garis kemiskinan biasanya dalam jangka waktu lima tahun setelahnya masih akan dalam kondisi yang sama, sehingga data terlihat tidak banyak berubah.

Dalam hal ini, sambungnya, pihaknya mengukur kemiskinan menggunakan konsep kebutuhan dasar. Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur menurut garis kemiskinan (makanan dan non makanan).

Lanjut dia, setidaknya dari indikator ini, makanan misalnya, itu di bagi dalam pemenuhan 52 jenis komoditas, jika mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut, maka bisa di klasifikan dalam beberapa kategori garis kemiskinan, begitupun dengan non makanan sebanykan 51 komoditas, seperti listrik, perumahan, dan sebagainya.

“Tak miskin, hampir miskin, miskin, dan sangat miskin. Dari klasifikasi garis kemiskinan sangat miskin angka ini sulit untuk diturunkan, bahkan untuk yang di garis kemiskinan hampir miskin juga sangat rentan terhadap kondisi perekonomian, seperti ketika terjadi inflasi, maka kecendrungannya untuk jatuh ke garis miskin,” tutupnya. (pra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.