Pengeroyokan di Areal SPBU Golf Kalidoni Palembang yang Viral di Sosmed, Ternyata Ini Pemicunya

Tiga dari tujuh remaja yang ditetapkan tersangka dari aksi pengeroyokan yang dialami Robby Irawan, warga Sako saat berada di areal SPBU Golf Kalidoni Palembang pada Minggu (6/2/2022) dinihari lalu.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Tiga pelaku yang berhasil diamankan dari aksi pengeroyokan yang dialami oleh Robby Irawan, warga Sako saat berada di areal SPBU Golf Kalidoni Palembang pada Minggu (6/2/2022) dinihari, ternyata hanya dipicu ketersinggungan.

Read More

Aksi keributan yang terekam pada kamera pengawas SPBU Golf Kalidoni yang sempat viral dan membuat panik warga Palembang, lantaran diwarnai para pelaku menggunakan senjata tajam jenis clurit.

Namun setelah sempat viral Unit 1 Subdit 3 Jatanras Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengungkap aksi pengeroyokan yang terjadi di SPBU Lapangan Golf Kalidoni dengan mengamankan tujuh remaja.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihandinika mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan tiga dari tujuh remaja tersebut ditetapkan sebagai tersangka dengan peran masing-masing.

“Dari hasil pemeriksaan tiga orang pelaku yang diamankan, kami sampaikan tidak ada kaitannya dengan kelompok atau perkumpulan tertentu,” tegas Kompol Agus.

Rupanya dari tiga pelaku yang dijadikan tersangka, dua di antaranya masih di bawah umur yakni Noor Bintang (20), warga Talang Jambe, Lorong Lematang berprofesi sebagai karyawan tempat pencucian mobil

Sementara dua di antaranya yakni RS (17), warga Komplek Perumahan Azhar Kenten, Kelurahan Kenten Laut Banyuasin dan MRP (17), warga Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako Palembang.

“Jadi memang murni perselisihan di jalan, korban dengan pelaku terlibat keributan lalu terjadilah penganiayaan,” pungkas Kompol Agus.

Satu senjata tajam menjadi bukti dari tiga pelaku, di mana clurit tersebut milik RS (17) yang sengaja dibawa dengan tujuan untuk berjaga-jaga.

Clurit tersebut digunakan untuk menakut-nakuti rombongan korban dengan cara dikibas-kibaskan dimulai dari RS lalu dipakai juga oleh MRP dan terakhir berada di tangan Nur Bintang.

“Korban Robby Irawan mengalami luka memar lalu melaporkannya ke Polda Sumsel. Kita tindaklanjuti,” tutup Agus

Sementara pengakuan masing masing tersangka, Nur Bintang (20) yang terakhir memegang clurit hanya mengibaskan ke atas dan ke bawah saat berhadap-hadapan di SPBU Golf Kalidoni Palembang.

“Kami bukan gank motor, kami cuman mau nakutin rombongan korban, tidak ada niat buat ngelukai orang, menggunakan senjata tajam,” kata Nur Bintang.

Nur Bintang juga menjelaskan bahwa saat kejadian MRP (17) berhasil menangkap Robby Irawan dengan cara menjambak rambut korban hingga terjatuh, setelah tergeletak datang RS (17) yang memukuli korban.

“Kami kesal karena tak terima sepeda motor kami pecah dilempar batu, jadi awalnya cuman karena salah paham,” ungkapnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.