Palembang, Sumselupdate.com – Pengemudi mobil Toyota Avanza nopol BG 1420 JR yang tewas setelah menabrak pohon di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di depan Toko Roti New Holland Bakery, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, ternyata seorang pelajar SMA.
Korban Adrian Arfendi (19), warga Jalan Meritai, Dusun VI, Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin.
Adriaan Arfendi menemui ajal setelah tubuhnya terjepit di dalam mobil. Tak hanya itu, tangan kanan dan kiri luka lecet, kaki kiri luka lecet, pendarahan dari mulut telinga dan hidung serta perut luka lecet.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Emil Eka Putra melalui Kanit Laka Lantas Iptu Arham Sikakum mengatakan, kecelakaan maut itu terjadi pada hari ini Jumat (8/3/2024) sekitar pukul 04.30 WIB.
Di mana berawal ketika mobil Toyota Avanza BG 1420 JR dikendarai korban dan lima rekannya datang dari arah Fly Over Jakabaring hendak mengarah simpang jalan Tangga Takat.
Baca Juga: Tabrak Pohon di Pinggir Jalan, Pengemudi Mobil Avanza Tewas Terjepit
“Tiba di TKP mobil mengalami kecelakaan tunggal akibat hilang kendali dan mobil berbelok ke kiri, lalu menabrak median kiri jalan serta menabrak tiang telepon dan pohon yang ada di sisi kiri jalan, Akibatnya 4 korban luka ringan, 1 luka berat, 1 meninggal dunia dan kerusakan benda sekitar Rp50 juta,” terang Iptu Arham Sikakum di konfirmasi melalui WhatsApp pribadinya.
Penyebab kecelakaan, menurut Iptu Arham Sikakum diduga kelalaian terletak kepada pengemudi mobil yang melanggar Pasal 310 ayat 4 UU RI No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Yang karena lalainya kurang hati-hati sewaktu mengemudikan kendaraan dalam keadaan mengantuk dan kecepatan terlalu tinggi,” pungkasnya.
Sementara untuk identitas penumpang yang mengalami luka berat dan ringan dirawat di RS Muhammadiyah Palembang, yakni Muhammad Athalah (18) mengeluarkan darah dari hidung dan mulut, tangan kanan dan kiri luka lecet, pelipis luka robek.
Muhammad Ilham (19) mengalami kepala pusing, Yayah (18) mengalami luka pada kepala, Meldi Prasetya (19) luka kaki kiri robek, dan Rahma Sri Mulyani (20) luka pada kepala dan kaki tangan memar. (**)











