Palembang, Sumselupdate.com – Gelandangan dan pengemis yang sengaja mengeksploitasi anak semakin marak di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Untuk menanggulangi permasalahan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menggelar rapat gabungan bersama instansi terkait yang dipimpin Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda.
Dalam rapat itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengakui ada titik-titik lokasi yang dimanfaatkan pengemis, anjal, dan gepeng mengharapkan belas kasihan pengguna jalan dengan mengeksploitasi anak.
“Saya sudah berkoordinasi dengan banyak pihak, besok kita juga akan rapat lanjutan. Kita akan bersama-sama berkoordinasi menanggulangi permasalahan ini, sehingga tidak ada lagi eksploitasi anak yang dilakukan oleh pengemis maupun gepeng yang ada di kota Palembang,” kata Fitri usai kegiatan rapat bersama di Ruang Kerja Wakil Walikota Palembang, Senin (29/6/2020)
Fitri juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palembang untuk tidak memberikan bantuan khususnya uang kepada para gepeng yang memang dinilai sengaja, sehingga Perda dan Perwali dapat ditegakkan secara maksimum.
“Tadi juga sudah sempat kita bicarakan, bahwa sepertinya mereka ini ada koordinatornya, oleh karena itu kita juga akan melakukan penyelidikan supaya kita dapatkan betul pentolan-pentolannya,” jelas Fitri.
Ia juga menilai, dalam mengatasi hal tersebut, pihaknya tidak hanya akan berfokus kepada para gepeng dan anjal, namun para oknum yang dinilai sebagai koordinator itu juga akan diberikan suatu pembinaan khusus.
“Nanti kita akan melibatkan KPAD juga, karena ini ada eksploitasi anak. Langkah utama kita saat ini yaitu berkoordinasi dahulu, besok akan kita rapatkan lagi,” pungkasnya. (ron)











